Taklukkan Rasa Takut, Kharisma Virgi Bentangkan Merah Putih Raksasa di Muara 7 Sungai

SUBANG – Rasa takut sempat menghampiri Kharisma Virgi ketika harus membentangkan bendera Merah Putih raksasa di atas Muara 7 Sungai, Desa Cibuluh, Kecamatan Tanjungsiang, Kabupaten Subang.
Angin yang cukup kencang dan bentangan sungai di bawahnya menjadi tantangan tersendiri bagi siswi SMK Bhakti Kencana Subang tersebut. Namun, keberanian dan kekompakan tim membuat tugas itu berhasil dituntaskan.
Virgi menjadi salah satu petugas pembentang bendera Merah Putih raksasa dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (15/8/2026).
Bagi Virgi, tugas tersebut merupakan pengalaman pertama sekaligus momen yang tidak mudah dilupakan. Ia mengaku sempat merasa gugup sebelum menjalankan tugasnya.
“Sekalipun deg-degan, saya merasa sangat terharu, karena untuk pertama kalinya dipercayakan membentangkan bendera raksasa di atas Muara 7 Sungai dengan angin yang cukup kencang,” ujar Virgi.
Kekhawatiran melakukan kesalahan perlahan hilang setelah ia bersama anggota tim mulai menjalankan tugas. Mereka harus menjaga konsentrasi dan kekompakan agar bendera raksasa dapat terbentang dengan sempurna di tengah kondisi angin yang cukup kencang.
Rasa takut pun berubah menjadi kebanggaan ketika Merah Putih akhirnya terbentang gagah di atas kawasan Muara 7 Sungai.
“Senang banget. Awalnya takut, namun akhirnya sukses Merah Putih Raksasa berkibar di atas Muara 7 Sungai,” katanya.
Virgi menyadari keberhasilan tersebut bukan hasil kerja seorang diri. Persiapan dan pelaksanaan melibatkan banyak pihak yang saling bekerja sama untuk memastikan pembentangan bendera berjalan lancar.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada teman-teman dan seluruh pihak yang telah terlibat.
“Terima kasih buat teman-teman yang sudah sama-sama terlibat demi suksesnya acara ini,” ucapnya.
Bagi Virgi, pengalaman tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi pelajaran berharga tentang keberanian dan tanggung jawab.
Sebagai seorang pelajar, ia membuktikan bahwa mengisi kemerdekaan tidak selalu harus melalui sesuatu yang besar. Berani mengambil tanggung jawab, mampu bekerja sama, dan menyelesaikan tugas di tengah tantangan juga menjadi bentuk nyata semangat kemerdekaan.
Merah Putih akhirnya terbentang. Rasa takut yang sempat muncul pun berubah menjadi kebanggaan. Bagi Kharisma Virgi, momen itu menjadi pengalaman untuk menaklukkan ketakutan sekaligus memberikan arti tersendiri dalam memperingati kemerdekaan Indonesia.(hdi/ysp)
