Target 90 Persen Realisasi Serapan Anggaran, Bupati Subang Dorong Lakukan Percepatan

PASUNDANEKSPRES.ID - Menjelang akhir tahun anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Subang terus menggenjot percepatan serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Hingga akhir September, realisasi anggaran baru mencapai sekitar 57 persen dari total Rp3 triliun.
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita, menegaskan pihaknya tengah melakukan berbagai upaya agar penyerapan bisa lebih maksimal dalam dua bulan terakhir tahun ini.
“Kita lagi genjot terus, kita lagi push terus agar penyerapan anggaran makin maksimal,” ujarnya saat diwawancara Pasundan Ekspres beberapa waktu lalu.
Menurut Reynaldy, salah satu langkah percepatan yang tengah disiapkan adalah penerapan skema baru dalam proses pengadaan barang dan jasa (PBJ).
Ia menjelaskan, sistem tersebut dirancang agar lebih efisien dan tidak lagi terhambat oleh proses lelang konvensional yang memakan waktu lama.
“Di perubahan ini kita menggunakan skema baru di Kabupaten Subang. Ini sedang kita godok di PBJ, nanti pelatihannya agar sistemnya tidak lagi lelang, tapi bisa melalui e-katalog atau mini kompetisi sehingga mempersingkat waktu,” jelasnya.
Meski waktu pelaksanaan anggaran tersisa sekitar dua bulan, Reynaldy optimistis target penyerapan dapat tercapai sesuai rencana.
“Kita masih optimis penyerapan anggaran nanti bisa selesai dengan baik,” ungkapnya.
Reynaldy juga mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih proaktif mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan, tanpa mengabaikan prinsip akuntabilitas dan transparansi.
“Pemerintah Kabupaten Subang menargetkan serapan anggaran bisa tembus di atas 90 persen hingga akhir tahun,” tutupnya.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asep Nuroni mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk lebih efektif dalam melakukan serapan anggaran.Jasa katering
Ia mengatakan, akhir triwulan ini adalah momen yang tepat untuk mengevaluasi target-target kerja di masing-masing OPD, sekaligus beberapa program dan capaian lainnya.
"Sekarang kita sudah memasuki bulan Oktober, artinya sudah masuk ke Triwulan III, 2 bulan lagi periode 2025 akan berakhir. Di momen ini, sangat tepat untuk melakukan beberapa evaluasi kinerja OPD," ucapnya saat Apel Pagi rutin pada Senin (6/10/2025) di Halaman Kantor Bupati Subang.
Salah satu hal yang dirinya soroti adalah mengenai serapan anggaran yang masih dinilai rendah.
"Di minggu ini beberapa poin yang harus mendapatkan perhatian kita bersama, salah satunya tentang serapan anggaran, target-target program, dan target-target kinerja. Apalagi sekarang kita sudah efektif anggaran perubahan 2025," ucapnya.
Sebelumnya diberitakan, hingga akhir September 2025, realisasi serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Subang tercatat baru mencapai 57,03 persen.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan realisasi terendah sebesar 30,62 persen, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM (BKPSDM) 38,42 persen, serta Dinas Pertanian yang baru menyerap 42,42 persen.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan tercatat paling tinggi dengan 77,35 persen, disusul Kecamatan Purwadadi 76,09 persen, serta Kecamatan Pagaden dengan 73,29 persen.(cdp/ysp)
