Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Target PAD Tak Rasional, PAD Sektor Perizinan di Kabupaten Subang Rp10 Miliar

H
HubaEditor: Yusup Suparman
|09:17 WIB
Bagikan:
Target PAD Tak Rasional, PAD Sektor Perizinan di Kabupaten Subang Rp10 Miliar
PELUANG PAD: Kabid Perizinan Yusep Saefuloh menerangkan peluang PAD dari sektor industri. YUGO EROSPRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Dalam pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dinas Perizinan dan Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Subang menetapkan target sebesar Rp10 miliar untuk tahun 2024. 

Tahun sebelumnya, DPMPTSP hanya berhasil mencapai Rp5,7 miliar dari target Rp8 miliar.

Kepala Bidang Perizinan DPMPTSP Kabupaten Subang, Yusep Saefuloh, menyatakan bahwa pada tahun 2024, target retribusi perizinan di Kabupaten Subang ditetapkan sebesar Rp10 miliar. 

Dia melihat potensi investor yang tertarik berinvestasi di Kabupaten Subang sebagai peluang untuk mencapai target tersebut.

"Kami ditargetkan mencapai PAD yang ditetapkan, dan untuk itu, perlu inovasi dalam menarik investor ke Kabupaten Subang," ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, Yusep menekankan pentingnya memaksimalkan promosi lahan di Kabupaten Subang, baik untuk pembangunan industri, peternakan, maupun sektor pariwisata.

"Kita harus bergerak cepat di awal tahun ini, menarik investor untuk berinvestasi di Subang," katanya.

Potensi retribusi perizinan terdapat di sektor industri, pelabuhan, wisata, dan peternakan, seperti kawasan Suryacipta, proyek property dan apartemen di Pelabuhan Patimban, hingga rencana pembangunan tempat wisata baru di wilayah selatan.

Meskipun berkas permohonan perizinan sudah masuk dengan kemudahan sistem Online Single Submission (OSS), Yusep menekankan bahwa kewenangan untuk menilainya tetap ada di tingkat daerah.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah Subang, H. Dadang Darmawan, menyatakan bahwa pada tahun 2023, tidak ada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menerapkan retribusi, seperti Dishub, DPMPTSP, DKUPP hingga Dinas PUPR  yang berhasil mencapai target, kecuali Disparpora.

"Hanya Disparpora yang berhasil mencapai targetnya," ungkapnya.(ygo/ysp)

PAD Sektor Perizinan

2023

Target Rp8 miliar

Capaian Rp5,7 miliar

2024

Target Rp10 miliar

Capaian ????

Berita Terbaru

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional32 menit lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline1 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline2 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle2 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle4 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat5 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline5 jam lalu