Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Terungkap Sosok Haji Manaf yang Viral Setelah Menegur Keras Dedi Mulyadi di Karawang, Jawa Barat

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|15:48 WIB
Bagikan:
Terungkap Sosok Haji Manaf yang Viral Setelah Menegur Keras Dedi Mulyadi di Karawang, Jawa Barat
Inilah Sosok Haji Manaf yang tengah ramai diperbincangkan setelah berani memarahi Dedi Mulyadi di Karawang, Jawa Barat.

PASUNDANEKSPRES.ID - Inilah Sosok Haji Manaf yang tengah ramai diperbincangkan setelah berani memarahi Dedi Mulyadi di Karawang, Jawa Barat.

Aksi Haji Manaf saat berhadapan dengan mantan Gubernur Jawa Barat tersebut menjadi viral karena dirinya tampak meluapkan kemarahan.

Tidak hanya memarahi, ia juga terlihat menepis tangan serta menolak berjabat tangan dengan Dedi Mulyadi.

Perselisihan antara Haji Manaf dan Dedi Mulyadi terjadi ketika berlangsungnya proses penertiban bangunan pada proyek normalisasi sungai di wilayah Karawang.

Bangunan berupa ruko yang disewa oleh Haji Manaf ikut terdampak dan harus dibongkar.

Hal itu dikarenakan letaknya berada di area aliran sungai yang dianggap menjadi salah satu penyebab banjir.

Selain itu, bangunan yang disewanya diketahui belum memiliki izin resmi.

Momen tegang antara keduanya direkam dan diunggah ke akun Instagram milik Dedi Mulyadi.

Sejak saat itu, sosok Haji Manaf langsung menjadi perhatian publik dan menjadi topik pembahasan warganet, terutama para pengikut Dedi Mulyadi.

Belakangan diketahui bahwa Haji Manaf merupakan seorang pensiunan jaksa.

Nama lengkapnya adalah Manaf Zubaidi.

Dilansir dari Tribunnews.com, pada tahun 2001 ia pernah berhadapan dengan tokoh besar nasional, BJ Habibie.

Liputan 6 pada Desember 2001 pernah memberitakan dirinya dalam artikel berjudul “Akbar Siap Dijadikan Tersangka Kasus Bulog II”.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Manaf Zubaidi, yang kini dikenal sebagai Haji Manaf, pernah memeriksa BJ Habibie selama tiga hari di Konsulat Jenderal Kedutaan Besar RI di Jerman.

Saat itu, dirinya masih aktif sebagai jaksa.

Kini, setelah pensiun, ia masih memiliki posisi penting dalam sebuah lembaga.

Menurut TribunnewsBogor.com, Haji Manaf diduga menjabat sebagai salah satu pengurus Yayasan Buana Pangkal Perjuangan.

Ia baru saja dilantik untuk periode 2025–2030.

Yayasan tersebut menaungi salah satu kampus swasta ternama di Karawang, yaitu Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang.

Hal tersebut juga terlihat dari topi bertuliskan "KKN UBP Karawang" yang dikenakannya saat berhadapan dengan Dedi Mulyadi.

Selain itu, Haji Manaf juga menjalankan usaha penyewaan ruko, namun kabarnya bisnis tersebut kini tengah disorot.

(dbm)

Berita Terbaru

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional47 menit lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional1 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang1 jam lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional2 jam lalu
Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Bandung Barat2 jam lalu
Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Nasional2 jam lalu
Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Nasional3 jam lalu
Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Nasional3 jam lalu
Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Purwakarta4 jam lalu