Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tewas di Dalam Rumah, Kematian Pejabat BKAD Purwakarta Masih Jadi Misteri

M
MaldiansyahEditor: Yusup Suparman
|22:29 WIB
Bagikan:
Tewas di Dalam Rumah, Kematian Pejabat BKAD Purwakarta Masih Jadi Misteri
Sejumlah warga berada di kediaman rumah Kabid Aset BKAD di Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta.

PASUNDANEKSPRES.ID - Warga Kabupaten Purwakarta dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta yang tewas secara tidak wajar di dalam rumahnya, Minggu malam, 14 Juni 2026.

Korban diketahui bernama Yogi Saleh (40), yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta.

Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah di kamar rumahnya setelah sang istri pulang dari menghadiri acara wisuda bersama anak dan mertuanya.

Kasat Reskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 16.00 WIB istri korban bersama anak dan mertuanya meninggalkan rumah untuk menghadiri wisuda di Hotel Harper Purwakarta.

Mereka baru kembali sekitar pukul 19.30 WIB. Namun saat tiba di rumah, kondisi rumah dalam keadaan terkunci dan seluruh lampu padam.

"Istri korban sempat menggedor pintu depan dan memeriksa bagian belakang rumah, namun seluruh akses masih terkunci dari dalam," kata Made saat ditemui wartawan di Mapolres Purwakarta, Senin sore, 15 Juni 2026.

Karena tidak mendapat respons, lanjut Made, istri korban kemudian masuk ke dalam rumah melalui jendela yang dicongkel. Saat menuju kamar, ia menemukan ceceran darah di depan pintu.

"Ketika pintu kamar dibuka, korban ditemukan sudah dalam kondisi tergeletak dan bersimbah darah di dalam kamar," ujarnya.

Ia mengatakan, Tim Inafis dari Satreskrim Polres Purwakarta yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, Made mengatakan, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kematian korban, di antaranya sebuah tangga, dua potong kabel yang telah terputus, serta sebuah ikat pinggang.

Made menyebutkan, barang-barang tersebut ditemukan di sekitar kamar korban dan diduga sempat digunakan dalam upaya gantung diri. Namun polisi belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.

"Ini masih dugaan sementara berdasarkan temuan di lapangan. Kami belum bisa menyimpulkan apakah korban meninggal karena bunuh diri atau tindak pidana," ucap Made.

Selain itu, polisi tidak menemukan tanda-tanda kehilangan barang berharga di lokasi kejadian. Dompet, uang tunai, telepon genggam, dan identitas korban masih berada di tempat.

"Hingga saat ini kami belum menemukan indikasi perampokan maupun tanda-tanda perkelahian di dalam rumah," katanya.

Ada Sejumlah Luka di Tubuh Pejabat BKAD Purwakarta

Meski demikian, hasil visum sementara menunjukkan adanya sejumlah luka serius pada tubuh korban.

Made mengungkapkan, korban mengalami tiga luka tusukan di bagian leher serta satu luka robek pada bagian dada atau ulu hati.

Selain itu ditemukan pula bekas jeratan pada leher, memar di lutut dan pergelangan kaki.

"Hasil visum luar menunjukkan ada tiga luka tusuk di leher, satu luka robek di bagian ulu hati, bekas jeratan di leher, serta beberapa memar pada tubuh korban," ucapnya.

Made mengatakan, polisi juga telah mengamankan sebilah pisau dapur berwarna kuning dengan panjang sekitar 10 hingga 15 sentimeter yang ditemukan di lokasi.

Saat ini penyidik masih mendalami percakapan terakhir dalam telepon genggam korban guna mengungkap motif maupun kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.

Sementara itu, kata Made, istri korban yang menjadi saksi utama belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut karena masih mengalami syok berat.

"Hari ini kami sudah melakukan autopsi. Hasilnya masih menunggu dari tim kedokteran forensik. Nanti hasil autopsi akan kami sinkronkan dengan hasil penyelidikan dan keterangan saksi untuk menentukan penyebab pasti kematian korban," kata Made.

Sementara itu pantauan di lokasi kejadian yakni Jalan Patinggi III, Kampung Karangsari, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, terlihat kondisi rumah tertutup rapat dan sudah terpasang garis polisi.(mas/ysp)

Berita Terbaru

Indonesia Peringkat Pertama Negara dengan Ketidakpercayaan Publik terhadap Polisi Tertinggi pada 2026

Indonesia Peringkat Pertama Negara dengan Ketidakpercayaan Publik terhadap Polisi Tertinggi pada 2026

Nasional4 menit lalu
Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Diperluas, Kelompok Desil 7-8 Bakal Ditanggung Pemerintah

Bantuan Iuran BPJS Kesehatan Diperluas, Kelompok Desil 7-8 Bakal Ditanggung Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Melanda Sejumlah Desa di Kecamatan Bojong, Pohon Tumbang Putus Jaringan Listrik

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Melanda Sejumlah Desa di Kecamatan Bojong, Pohon Tumbang Putus Jaringan Listrik

Purwakarta1 jam lalu
Respons SBY soal Politik Indonesia Usai Isu Penyadapan, Prabowo Diingatkan Amanah Rakyat

Respons SBY soal Politik Indonesia Usai Isu Penyadapan, Prabowo Diingatkan Amanah Rakyat

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Pengecekan pH Tanah pada Tanaman Padi di Desa Kumpay Jalancagak Kabupaten Subang

Pengecekan pH Tanah pada Tanaman Padi di Desa Kumpay Jalancagak Kabupaten Subang

Riset dan Inovasi2 jam lalu
Kenali Tanah nya Panenpun Melimpah: Analisis pH Tanah Kebun Buah Naga Kiwari Farm

Kenali Tanah nya Panenpun Melimpah: Analisis pH Tanah Kebun Buah Naga Kiwari Farm

Riset dan Inovasi2 jam lalu
Kasus Penyadapan Presiden oleh Perwira Tinggi Polri, Yusril: Ini Masalah Serius bagi Negara

Kasus Penyadapan Presiden oleh Perwira Tinggi Polri, Yusril: Ini Masalah Serius bagi Negara

Nasional2 jam lalu
Konflik Timur Tengah Picu Piala Asia 2027 Ditunda hingga Akhir Tahun

Konflik Timur Tengah Picu Piala Asia 2027 Ditunda hingga Akhir Tahun

Olahraga3 jam lalu
Buruh Subang Minta Bupati Teken SK Dewan Pengupahan , Kejar Waktu Bahas Upah Buruh 2027

Buruh Subang Minta Bupati Teken SK Dewan Pengupahan , Kejar Waktu Bahas Upah Buruh 2027

Headline3 jam lalu
DP2KBP3A Subang Kejar Target KB Pria

DP2KBP3A Subang Kejar Target KB Pria

Headline3 jam lalu