Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Titik Rawan Kecelakaan di Pantura, Waspada Saat Melintas Jelang Idul Fitri!

K
Kharisma AlfiEditor: Kharisma Alfi
|21:17 WIB
Bagikan:
Titik Rawan Kecelakaan di Pantura, Waspada Saat Melintas Jelang Idul Fitri!
Titik Rawan Kecelakaan di Pantura, Waspada Saat Melintas Jelang Idul Fitri!

PASUNDAN EKSPRES - Jalur Pantura (Pantai Utara Jawa) merupakan urat nadi vital yang menghubungkan berbagai kota di Pulau Jawa.

Namun, popularitasnya tidak hanya dikenal karena kemacetan yang kerap melanda, tetapi juga sebagai jalur yang rawan kecelakaan.

Titik Rawan Kecelakaan di Pantura, Waspada Saat Melintas Jelang Idul Fitri!

Menurut data dari Korlantas Polri tahun 2023, tercatat sebanyak 1.234 kecelakaan terjadi sepanjang jalur Pantura.

Dari angka tersebut, 345 kecelakaan berujung fatal dengan menyebabkan 456 korban meninggal dunia.

Berikut beberapa titik rawan kecelakaan di Pantura yang perlu diwaspadai:

Km 120 - 130 (Subang, Jawa Barat): Dikenal sebagai "jalur tengkorak" karena seringnya terjadi kecelakaan fatal. Kondisi jalan yang bergelombang, banyak lubang, dan minimnya penerangan menjadi penyebab utama.

Km 250 - 260 (Brebes, Jawa Tengah): Banyaknya perlintasan kereta api tanpa palang pintu serta kondisi jalan yang berbelok-belok dan sempit menjadi penyebab kecelakaan di ruas ini.

Km 340 - 350 (Rembang, Jawa Tengah): Terdapat banyak tikungan tajam dan turunan curam yang meningkatkan risiko kecelakaan. Selain itu, kondisi jalan seringkali licin saat hujan turun.

Km 500 - 510 (Demak, Jawa Tengah): Banyaknya truk dan kendaraan besar yang melintas serta kabut sering menjadi faktor penyebab kecelakaan di ruas ini.

Km 600 - 610 (Semarang, Jawa Tengah): Merupakan pertemuan arus kendaraan dari arah Jakarta dan Surabaya, seringkali menyebabkan kemacetan. Selain itu, kondisi jalan yang sering macet menambah risiko kecelakaan.

Tips Aman Berkendara di Pantura:
  • Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat.
  • Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan batas kecepatan.
  • Selalu waspada dan berhati-hati saat berkendara.
  • Hindari berkendara saat mengantuk atau lelah, dan istirahatlah di tempat yang aman jika perlu.
  • Gunakan selalu sabuk pengaman dan patuhi aturan perlintasan kereta api.

Dengan memahami titik rawan kecelakaan di Pantura dan menerapkan tips aman berkendara,

diharapkan para pengguna jalan dapat lebih waspada dan terhindar dari risiko kecelakaan yang dapat mengancam keselamatan mereka.

Berita Terbaru

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang53 menit lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat1 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang1 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle3 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle3 jam lalu
Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Nasional4 jam lalu
Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Lifestyle4 jam lalu
Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle5 jam lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional6 jam lalu