Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tragis, Balita 8 Tahun Tewas Terseret Arus Saat Hujan Deras Sore Tadi di Ciater Subang

H
Hadi MartadinataEditor: Indrawan Setiadi
|18:29 WIB
Bagikan:
Tragis, Balita 8 Tahun Tewas Terseret Arus Saat Hujan Deras Sore Tadi di Ciater Subang
Irma Riani Nurazizah saat di periksa di Puskesmas Palasari Ciater Subang pada Rabu, (16/7/2025). Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres

SUBANG– Seorang anak perempuan berusia 8 tahun bernama Irma Riani Nurazizah dilaporkan tewas setelah terseret arus deras di Kampung Cilimus, RT 09 RW 03, Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang pada Rabu, (16/7/2025). 

Kejadian nahas ini terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, ketika hujan deras melanda kawasan perbukitan Ciater dan menyebabkan aliran air dari drainase serta selokan meluap dan mengalir dengan sangat deras.

Menurut Kalak BPBD Kabupaten Subang, Udin Jazudin, korban diduga terpeleset dan kemudian terbawa arus deras saat sedang berada di dekat aliran air yang mengalir deras.

“Korban terseret arus saat hujan deras. Kejadian terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan banyak luka di tubuhnya,” ungkap Udin kepada Pasundan Ekspres.

Kronologinya, lanjut Udin, Irma semula bermain di pinggir jalan bersama teman-temannya.

Namun saat hujan semakin deras, anak-anak lainnya memilih kembali ke rumah, sementara Irma masih berada di lokasi. Tanpa diduga, Irma terpeleset dan jatuh ke dalam aliran air cileuncang (hujan udara yang menggenang dan mengalir deras di permukaan jalan).

Arus deras membawa tubuh mungil korban masuk ke dalam dan menyeretnya beberapa meter.

Warga yang mengetahui kejadian langsung melakukan pencarian di sepanjang aliran got.

Tak lama kemudian, jasad Irma ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, dengan luka di beberapa bagian tubuh. Diduga kuat, tubuhnya terbentur dinding got atau benda keras selama terseret arus.

“Saat ditemukan, korban sudah meninggal dengan luka-luka cukup parah. Ini murni kecelakaan yang disebabkan oleh arus deras air hujan. Terus Korban di bawa ke Puskesmas Palasari untuk pengecekan lebih lanjut, ” Jelas Udin.

“Kami mengucapkan belasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga keluarga diberikan ketabahan. Ini menjadi pelajaran bagi semua, agar lebih waspada saat terjadi cuaca ekstrem,” tambah Udin.

Kalak BPBD Kabupaten Subang mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih waspada dan melarang anak-anak bermain di luar rumah saat hujan deras atau di dekat saluran air, sungai, maupun got yang meluap.

“Curah hujan belakangan ini cukup tinggi. Kami harap masyarakat tetap waspada. Jangan anggap remeh saluran air kecil, karena ketika volume air naik dan arus deras, bisa sangat membahayakan,” pungkaanya.(hdi) 

Berita Terbaru

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional13 menit lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional15 menit lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle17 menit lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional27 menit lalu
ADVERTISEMENT
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline49 menit lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang1 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang1 jam lalu