Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Beberkan Penyebab Siswa Korban Bullying di Subang Meninggal Dunia

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|20:00 WIB
Bagikan:
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Beberkan Penyebab Siswa Korban Bullying di Subang Meninggal Dunia
Wakil Direktur Pelayanan Medik RSUD Subang, dr. Syamsu Riza (tengah)

SUBANG – AR (9), seorang siswa kelas 3 SD asal Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, yang menjadi korban bullying, meninggal dunia pada Senin (25/11) pukul 16.10 WIB setelah menjalani perawatan intensif selama enam hari di ruang ICU RSUD Cireng Subang. 

AR mengeluarkan napas terakhirnya dalam kondisi koma, tanpa menunjukkan tanda-tanda perbaikan sejak pertama kali dirawat.

Wakil Direktur Pelayanan Medik RSUD Subang, dr. Syamsu Riza, mengungkapkan bahwa kondisi AR sudah sangat kritis saat pertama kali dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). 

“Sejak awal masuk, kondisi pasien sudah koma. Selama enam hari perawatan, tidak ada perubahan signifikan hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.

Menurut  dr. Syamsu, berdasarkan pemeriksaan medis sementara, terdapat indikasi pendarahan di otak yang diduga disebabkan oleh benturan. 

Namun, untuk memastikan penyebabnya pastinya, pihak rumah sakit menunda proses penyelidikan lebih lanjut kepada kepolisian melalui otopsi.

"Dari sisi medis, kami mempublikasikan adanya benturan yang menyebabkan pendarahan di otak. Namun, kami tidak bisa menyimpulkan apa pun sebelum ada hasil otopsi. Ini menjadi ranah kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut," jelas  dr. Syamsu.

Kondisi AR yang kritis sejak awal membuat proses pemeriksaan lanjutan sulit dilakukan. 

“Kondisinya tidak memungkinkan untuk dirujuk atau dilakukan tindakan medis yang lebih invasif. Kami hanya bisa melakukan observasi intensif hingga akhir hayatnya,” tambahnya.

Sebagai bentuk kepedulian, RSUD Subang menggratiskan seluruh biaya perawatan AR selama menjalani perawatan di ICU.(hdi)

Berita Terbaru

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Subang40 menit lalu
Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle52 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga1 jam lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta3 jam lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta3 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional4 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat5 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat5 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu