Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Keluhkan Jalan Rusak Parah di Desa Panyindangan Purwakarta

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|12:15 WIB
Bagikan:
Warga Keluhkan Jalan Rusak Parah di Desa Panyindangan Purwakarta
Kondisi akses jalan Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani yang hancur lebur. MUHAMMAD FAISHAL/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA- Warga mengeluhkan akses jalan Desa Panyindangan, Kecamatan Sukatani yang hancur lebur. 

Salah satu warga yang melewati jalan tersebut, Siti Maria Ulfa bersama seorang temannya nampak melewati area tersebut menggunakan sepeda motor dalam video yang dirinya rekam. 

Dari pantauan Pasundan Ekspres akses jalan di desa tersebut bisa dikatakan jauh dari layak dan sangat berpotensi berbahaya bagi warga sekitar yang sering melintasi akses jalan itu. 

Permukaan jalan yang tidak rata, dipenuhi tanah dan bebatuan akibat, reruntuhan bangunan, ditambah lagi sejumlah jembatan minimalis yang menghubungkan beberapa akses jalan di desa tersebut membuat jalan ini sangat berbahaya. 

Saking ekstremnya jalan tersebut, dirinya bahkan beberapa kali harus meminta tolong warga sekitar akibat dirinya tidak berani untuk melintasi beberapa akses jalan serta jembatan yang nampak tidak kokoh. 

Ulfa menyebutkan kondisi disana memang mengkhawatirkan, namun tidak separah ketika dirinya kesana beberapa bulan lalu. 

"Detilnya saya kurang tahu, tapi awal nya sedikit-sedikit kayanya ya, soalnya pas dua bulanan ke belakang saya kesana, belum separah itu pergerakan tanah nya," ucapnya. 

Ia mengungkapkan cerita dari warga sekitar bahwa keadaan ini menjadi parah karena longsor yang terjadi di area tersebut. 

"Sekarang mah sampe bangunan juga hancur, kata warga sekitar itu akibat ulah tangan manusia jadi longsor," ucapnya. 

Wanita yang bekerja di salah satu bank ini mengatakan salah satu nasabahnya menceritakan bahwa kondisi jalan tersebut bukan baru. 

"Jadi kalau kata nasabah saya, jalan tersebut sudah rusak sejak pemerintah periode-periode sebelumya dan aparat desa nya juga ga berani buat ngebagusin jalan itu katanya," ucapnya. 

Diketahui akses jalan tersebut merupakan satu-satunya menuju pusat Kecamatan Sukatani.(fsh) 

Berita Terbaru

Kontroversi Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo: Dana Kampanye hingga Proyek Migas Natuna

Kontroversi Hashim Djojohadikusumo, Adik Prabowo: Dana Kampanye hingga Proyek Migas Natuna

Nasional54 menit lalu
Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Subang untuk Liburan Oktober 2026

Rekomendasi 7 Tempat Wisata di Subang untuk Liburan Oktober 2026

Subang1 jam lalu
Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Lifestyle2 jam lalu
PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Olahraga3 jam lalu
Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Olahraga6 jam lalu
Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Opini6 jam lalu
7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

Jawa Barat7 jam lalu
Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Headline9 jam lalu
Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Headline10 jam lalu