Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Waspada Penyakit Hewan Menular, Bisa Berpotensi Membahayakan Kesehatan

H
HubaEditor: Huba
|08:38 WIB
Bagikan:
Waspada Penyakit Hewan Menular, Bisa Berpotensi Membahayakan Kesehatan
PMERIKSAAN: Petugas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan saat melakukan pemeriksaan di kandang ternak hewan warga Subang.

SUBANG-Kabupaten Subang tengah menghadapi tantangan serius terkait penyebaran Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) dan zoonosis yang berpotensi membahayakan kesehatan hewan ternak serta masyarakat. 

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Disnakeswan Kabupaten Subang, drh. Erlinawati Pasaribu memaparkan perkembangan terkini beberapa penyakit yang memerlukan perhatian khusus ini.

“High Pathogenic Avian Influenza (HPAI) atau Flu Burung pada tahun ini tercatat 5 kasus HPAI yang menyerang ayam, itik, dan bebek di lima desa di kecamatan Sukasari, Rancabango, Nangerang, Pagon, dan Manyingsal. Sebanyak 50 ekor ayam, 925 ekor itik, dan 1.600 ekor bebek menjadi korban dari wabah ini,” ungkapnya.

Kemudian, kata drh. Erlinawati, Lumpy Skin Disease (LSD) penyakit kulit menular pada sapi ini telah menginfeksi 142 ekor di 44 kasus yang tersebar di 28 desa di 12 kecamatan. LSD menjadi ancaman serius bagi produktivitas peternakan lokal.

Sementara itu, sebanyak 54 kasus PMK dilaporkan, dengan total 479 hewan ternak terdampak, terdiri dari 3 ekor kerbau dan 476 ekor sapi. PMK ini menyebabkan kematian pada 7 ekor sapi dan pemotongan paksa 6 ekor lainnya. Penyakit ini teridentifikasi di 30 desa di 16 kecamatan.

Erlina menjelskan, faktor penyebab peningkatan kasus adanya pemasukan ternak dari Jawa Timur dan Jawa Tengah, yang telah terinfeksi PMK dan LSD, menjadi penyebab utama meningkatnya kasus di Subang.

“Keterbatasan stok vaksin sejak September 2024 juga menjadi faktor. Sebelumnya, vaksin dan obat-obatan masih disediakan oleh pemerintah pusat dan provinsi, namun anggaran yang berubah membuat kebutuhan ini harus dibiayai dari APBD kabupaten,” jelasnya. 

Perubahan cuaca yang tidak menentu juga memengaruhi daya tahan hewan ternak, sehingga mereka lebih rentan terhadap penyakit.

Erlina menyebut, perkiraan jumlah ternak yang masuk ke Subang akan meningkat signifikan pada Januari-Maret 2025 menjelang Idulfitri dan Iduladha, yang dapat memperburuk penyebaran PMK dan LSD.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Polisi Tetapkan Sopir BYD yang Lindas Ojol di Blok M Jadi Tersangka

Polisi Tetapkan Sopir BYD yang Lindas Ojol di Blok M Jadi Tersangka

Nasional5 menit lalu
Puncak Grup E Jadi Taruhan, Begini Prediksi Persib vs Melbourne Victory Malam Ini

Puncak Grup E Jadi Taruhan, Begini Prediksi Persib vs Melbourne Victory Malam Ini

Olahraga19 menit lalu
Warga Malaysia Boikot Produk Indonesia Imbas Kabut Asap Karhutla

Warga Malaysia Boikot Produk Indonesia Imbas Kabut Asap Karhutla

Nasional40 menit lalu
Korupsi Pemkab Bogor Diselidiki KPK, Jaro Ade Dijadwalkan Diperiksa 29 Oktober

Korupsi Pemkab Bogor Diselidiki KPK, Jaro Ade Dijadwalkan Diperiksa 29 Oktober

Jawa Barat44 menit lalu
ADVERTISEMENT
Polemik Takedown 4 Jam Komdigi, DPR Ingatkan Pentingnya Kebebasan Berekspresi

Polemik Takedown 4 Jam Komdigi, DPR Ingatkan Pentingnya Kebebasan Berekspresi

Nasional46 menit lalu
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, BEM UI Bawa Lima Tuntutan dalam Aksi Demo 28 Oktober 2026

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, BEM UI Bawa Lima Tuntutan dalam Aksi Demo 28 Oktober 2026

Nasional54 menit lalu
Sumpah Pemuda, DP2KBP3A Subang Dorong Remaja Rencanakan Masa Depan

Sumpah Pemuda, DP2KBP3A Subang Dorong Remaja Rencanakan Masa Depan

Subang1 jam lalu
Ratusan Siswa SMP di Dramaga Bogor Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Ratusan Siswa SMP di Dramaga Bogor Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Jawa Barat1 jam lalu
Dengan Semangat Sumpah Pemuda Mari Jadikan Pemuda Sebagai Garda Terdepan Untuk Kemajuan Pendidikan di Indonesia

Dengan Semangat Sumpah Pemuda Mari Jadikan Pemuda Sebagai Garda Terdepan Untuk Kemajuan Pendidikan di Indonesia

Opini1 jam lalu
Jadwal Resmi Piala Asia 2027 Dirilis Ulang, AFC Evaluasi Keamanan di Arab Saudi

Jadwal Resmi Piala Asia 2027 Dirilis Ulang, AFC Evaluasi Keamanan di Arab Saudi

Olahraga1 jam lalu