Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Aksi Heroik Pedagang Selamatkan Anak-anak yang Terjepit di Acara Syukuran Pernikahan Putra KDM di Garut

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|18:13 WIB
Bagikan:
Aksi Heroik Pedagang Selamatkan Anak-anak yang Terjepit di Acara Syukuran Pernikahan Putra KDM di Garut
Neulis seorang pedagang yang menolong seorang anak korban meninggal dunia di acara syukuran pernikahan putra Dedi Mulyadi.

GARUT-Seorang anak berinisial VA (8) menjadi salah satu korban dalam insiden berdesak-desakan saat acara syukuran pernikahan putra Kang Dedi Mulyadi, Maula Akbar dengan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, Jumat (18/7/2025).

Selain VA, dua orang lainnya juga dilaporkan meninggal akibat terjebak dalam kerumunan massa yang memadati Pendopo Garut.  

Neulis, seorang pedagang yang menjadi saksi, menceritakan kejadian tersebut. Menurutnya, ribuan warga telah memadati Alun-alun dan Pendopo Garut sejak pukul 08.00 WIB untuk mengantre pembagian 5.000 paket makanan gratis dalam rangka pesta rakyat pernikahan tersebut.  

"Mau ngantre makanan karena sudah diumumkan di mana-mana, termasuk di TikTok, bahwa ada makan gratis 5.000 porsi dalam acara nikahnya Bu Wakil Bupati dengan anak Pak Gubernur," ujar Neulis dilansir dari Radar Garut.

Saat kerumunan semakin padat, Neulis yang berada di pinggir kerumunan berusaha menolong anak-anak yang terjepit di dekat gerbang acara. Menurutnya, VA diduga terseret massa saat gerbang dibuka untuk mengatur antrean.  

"Saya cuma di pinggir, menolong anak-anak yang kejepit. Mungkin anak ini terseret saat gerbang dibuka," katanya.  

Neulis mengaku kaget saat mengetahui anak yang ditolongnya adalah VA, anak rekan sesama pedagang. "Kondisinya paling parah dibanding yang lain. Saat digendong, katanya sudah tidak ada (meninggal)," ujarnya.  

Meskipun petugas keamanan telah berjaga, kerumunan massa sulit dikendalikan, mengakibatkan tiga korban jiwa.

Berita Terbaru

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional12 menit lalu
Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Bandung Barat35 menit lalu
Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Nasional42 menit lalu
Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Nasional1 jam lalu
Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Purwakarta2 jam lalu
Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Subang2 jam lalu
Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Nasional2 jam lalu
Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Lifestyle2 jam lalu
Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Nasional2 jam lalu