Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Badan Geologi Keluarkan Laporan Khusus Dua Hari Berturut, Aktivitas Gunung Tangkuban Parahu Meningkat

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|17:58 WIB
Bagikan:
Badan Geologi Keluarkan Laporan Khusus Dua Hari Berturut, Aktivitas Gunung Tangkuban Parahu Meningkat
Erupsi Gunung Tangkuban Perahu di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Foto: Dok/PVMBG)

SUBANG - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merilis laporan khusus selama dua hari berturut-turut, 2–3 Juni 2025, menyusul peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Parahu di Jawa Barat.

Dalam laporan tersebut, masyarakat dan wisatawan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap intensitas hembusan gas serta potensi terjadinya erupsi freatik.

Kepala Badan Geologi, Muhammad Wafid, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemantauan dari 30 Mei hingga 2 Juni 2025, terjadi peningkatan signifikan dalam aktivitas kegempaan gunung yang berada di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Subang.

“Saat ini, aktivitas vulkanik Tangkuban Parahu didominasi oleh gempa-gempa berfrekuensi rendah, yang mengindikasikan adanya pergerakan fluida di kedalaman dangkal atau dekat permukaan,” ujar Wafid dalam keterangan pers di Bandung, Selasa (3/6/2025).

Tercatat, gempa hembusan terjadi antara 21 hingga 37 kali per hari, sementara gempa low frequency (frekuensi rendah) mencapai 134 kejadian. Selain itu, hasil pemantauan deformasi menggunakan metode EDM (Electronic Distance Measurement) dan GNSS (Global Navigation Satellite System) menunjukkan adanya pola inflasi atau penggembungan tubuh gunung, yang menandakan peningkatan tekanan dari bawah permukaan.

“Peningkatan intensitas hembusan gas kemungkinan dipicu oleh akumulasi tekanan di kedalaman dangkal. Namun hingga saat ini, belum terdeteksi adanya tekanan signifikan dari magma di kedalaman lebih dalam,” jelasnya.

Masyarakat serta pengunjung diminta untuk tidak mendekati dasar kawah aktif dan menghindari bermalam di area sekitar. Bila teramati peningkatan intensitas asap atau tercium bau gas menyengat, warga diimbau segera menjauh dari kawasan kawah untuk menghindari paparan gas beracun.

Badan Geologi juga mencatat bahwa curah hujan di kawasan gunung masih tinggi, yang dapat memicu terjadinya erupsi freatik jenis letusan yang disebabkan oleh interaksi air dengan panas dari magma atau gas vulkanik.

“Erupsi freatik bersifat tiba-tiba dan bisa terjadi tanpa gejala awal yang jelas. Jika terjadi, letusan ini berpotensi disertai hujan abu serta lontaran material di sekitar kawah,” tambah Wafid.

(ryn/dbm)

Berita Terbaru

Koran dan Media Online Pasundan Ekspres Raih Penghargaan SPS Awards 2026

Koran dan Media Online Pasundan Ekspres Raih Penghargaan SPS Awards 2026

Headline18 menit lalu
Persib Bandung Jadi Tim Terbaik Fase Grup, Cuma Butuh 1 Poin untuk Kunci Juara Grup E!

Persib Bandung Jadi Tim Terbaik Fase Grup, Cuma Butuh 1 Poin untuk Kunci Juara Grup E!

Olahraga1 jam lalu
Jadwal Libur November 2026: Ini Daftar Tanggal Merahnya

Jadwal Libur November 2026: Ini Daftar Tanggal Merahnya

Nasional2 jam lalu
Mengenal Teknologi Penyadapan LIMS yang Diduga Digunakan Listyo Sigit Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Mengenal Teknologi Penyadapan LIMS yang Diduga Digunakan Listyo Sigit Cs untuk Sadap Presiden Prabowo

Nasional3 jam lalu
Rute ke Pasir Panyileukan Ciater Subang dari Jakarta, Kawasan Wisata Baru yang Diresmikan KDM

Rute ke Pasir Panyileukan Ciater Subang dari Jakarta, Kawasan Wisata Baru yang Diresmikan KDM

Subang4 jam lalu
Kabar Baik! Pemerintah Umumkan Rekrutmen CPNS Mulai November 2026

Kabar Baik! Pemerintah Umumkan Rekrutmen CPNS Mulai November 2026

Nasional5 jam lalu
Prakiraan Cuaca Hari Ini di Subang Sabtu 7 November 2026, Cek Sekarang!

Prakiraan Cuaca Hari Ini di Subang Sabtu 7 November 2026, Cek Sekarang!

Lifestyle6 jam lalu
Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas

Wamen Ossy Laporkan Progres Dukungan Kementerian ATR/BPN dalam Percepatan Pembangunan KSPEAN di Empat Provinsi Prioritas

Nasional16 jam lalu
Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Optimalkan Pemanfaatan Tanah, Plh. Dirjen PPTR: Manfaat Nyata untuk Masyarakat

Nasional16 jam lalu
Kementerian ATR/BPN Tindaklanjuti 94,67% Pengaduan dalam Lapor Mas Wapres

Kementerian ATR/BPN Tindaklanjuti 94,67% Pengaduan dalam Lapor Mas Wapres

Nasional16 jam lalu