Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Belasan Warga Terjangkit DBD di Sumedang, Diminta Menjaga Pola Hidup Bersih

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|13:55 WIB
Bagikan:
Belasan Warga Terjangkit DBD di Sumedang, Diminta Menjaga Pola Hidup Bersih
Belasan Warga Terjangkit DBD, petugas kesehatan dari UPTD Puskesmas Cimanggung langsung turun ke lapangan (Image From: Sumedang Ekspres)

PASUNDAN EKSPRES - Belasan warga terjangkit DBD di Sumedang.Saat ini, tidak dipungkiri banyak penyakit mengerikan yang menghantui.

Perubahan suhu dan cuaca menjadi salah satu penyebab penyakit membludak secara menakutkan.

Misalnya saja dengan demam berdarah dangue atau DBD. Kini, tidak terbendung lagi kasus DBD di Indonesia. Sudah banyak masyarakat yang menderita karena penyakit tersebut. 

Belasan Warga Terjangkit DBD di Sumedang 

Seperti yang diidentifikasi oleh UPTD Puskesmas Cimanggung,  Kecamatan Cimanggung, Sumedang yang mengungkapkan 18 kasus positif demam berdarah dangue atau DBD.

Di mana enam kasus di antaranya berasal dari Desa Cikahuripan yang merupakan salah satu dari tujuh desa yang dilayani oleh Puskesmas tersebut, termasuk Sindangpakuon, Cikahuripan, Cimanggung, Sindulang, Tegalmanggung, Sindabggalih dan Pasirnanjung.

Menanggapi temuan tersebut, petugas kesehatan dari UPTD Puskesmas Cimanggung lantas segera turun ke lapangan untuk melakukan sosialisasi dan memberikan imbauan kepada warga yang tinggal di sekitar pasien DBD.

Kepala UPTD Puskesmas Cimanggung, drg Mursyidah Hanum, melalui Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku, Mira Mahmudah, mengonfirmasi adanya kasus DBD di Desa Cikahuripan.

"Langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan langsung diambil untuk menangani situasi ini," ujarnya Mira, dikutip Sumedang Ekspres, Rabu (20/3/2024). 

Kemudian, Mira menjelaskan bahwa kasus DBD bisa terdeteksi saat pasien datang untuk mendapatkan perawatan medis di Puskesmas.

Lalu, petugas kesehatan melakukan inspeksi di sekitar rumah pasien untuk mencari keberadaan jentik nyamuk Aedes. Ia juga mengatakan bila kondisi tersebut belum diperlukan adanya fogging. 

BACA JUGA: Kondisi Rumput Lapangan Stadion Dalem Bintang Memperihatinkan, Ketum Persigar Angkat Bicara

BACA JUGA: 60 Persen Perumahan di Karawang Belum Serahkan Fasos dan Fasum

Ia mengkonfirmasi bahwa tidak ada kasus kematian yang terkait dengan DBD, dan masyarakat telah diberikan saran untuk secara rutin melaksanakan langkah-langkah 3M+ (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, dan Menjauhi kerumunan).

"Ini termasuk menguras dan membersihkan tempat-tempat penampungan air, serta menghindari genangan air di sekitar rumah, " jelasnya.

Mira juga mengingatkan bahwa fogging hanya efektif dalam membunuh nyamuk dewasa, sementara jentik nyamuk yang ada di tempat-tempat penampungan air tidak dapat diatasi dengan menggunakan fogging.

Oleh sebab itu, Mira menganjurkan untuk masyarakat memiliki pola hidup bersih dan menghindari genangan air agar tidak ada tempat untuk berkembang biak nyamuk. 

Selain itu, masyarakat juga diberikan imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap DBD dengan mengambil langkah-langkah seperti menutup rapat tempat penampungan air dan mendaur ulang barang-barang bekas yang dapat menjadi tempat penampungan air hujan.

Tindakan pencegahan lainnya seperti mengganti air dalam vas bunga secara teratur dan memperbaiki saluran air yang tersumbat.

"Semua tindakan ini harus dilakukan secara rutin setiap Minggu untuk memastikan kebersihan lingkungan dan mencegah penyebaran DBD," tungkasnya.

Dengan adanya kasus DBD yang terdeteksi, sangat penting bagi seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan kebersihan lingkungan dan menjaga kesehatan pribadi guna mencegah penyebaran penyakit yang dapat berdampak serius pada kesehatan dan keselamatan.

(ipa)

Berita Terbaru

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang6 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional26 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline30 menit lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional43 menit lalu
ADVERTISEMENT
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang47 menit lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang51 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang1 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional1 jam lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu