Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

BP4D Subang Ajak Camat Pahami Soal PIK-TK 2026, Ikhtiar Bersama Tingkatkan Pembangunan Berbasis Potensi Lokal

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|12:21 WIB
Bagikan:
BP4D Subang Ajak Camat Pahami Soal PIK-TK 2026, Ikhtiar Bersama Tingkatkan Pembangunan Berbasis Potensi Lokal
BP4D telah menggelar Sosialisasi Program Pagu Indikatif Kewilayahan Tematik Kompetitif (PIK-TK) untuk Tahun 2026 yang diikuti oleh seluruh Camat Se-Kabupaten Subang.

SUBANG-Pemerintah Daerah Kabupaten Subang melalui Badan Perencanan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) telah menggelar Sosialisasi Program Pagu Indikatif Kewilayahan Tematik Kompetitif (PIK-TK) untuk Tahun 2026 yang diikuti oleh seluruh Camat Se-Kabupaten Subang. 

Kegiatan sosialisasi yang digelar pada 21 Oktober lalu ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai mekanisme alokasi anggaran, proses seleksi, serta prinsip-prinsip dasar dalam pelaksanaan program PIK-TK, yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis kewilayahan dan tematik kompetitif.

Program PIK-TK adalah skema pendanaan yang disusun dengan tujuan memperkuat pembangunan wilayah di berbagai sektor tematik (seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi) dengan pendekatan berbasis potensi lokal.

Skema ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan daya saing daerah melalui pemanfaatan anggaran yang tepat guna dan berbasis pada kebutuhan prioritas daerah.

Sosialisasi ini mencakup penjelasan tentang proses alokasi anggaran, mekanisme kompetisi tematik yang transparan, serta tata cara pengajuan proposal yang harus memenuhi kriteria tertentu.

Setiap proposal yang disusun oleh perangkat daerah atau masyarakat akan melalui seleksi kompetitif berdasarkan kualitas dan dampaknya terhadap pembangunan daerah, dengan tujuan untuk memastikan program yang didanai memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Kepala BP4D, Iwan Syahrul Anwar, S.STP, menjelaskan bahwa PIK-TK tahun 2026 memiliki fokus pada sektor-sektor prioritas seperti pengurangan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan, pemeliharaan lingkungan hidup, serta pengembangan infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

"Kami berharap program ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mendorong pemerataan pembangunan, dan membuka peluang usaha serta lapangan kerja di tingkat lokal," jelas Kepala Dinas.

Selain itu, dalam sosialisasi tersebut juga dibahas mengenai pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan program ini. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh proses PIK-TK dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas, agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat, dan anggaran yang dialokasikan dapat digunakan secara efisien dan tepat sasaran.

Peserta Sosialisasi terdiri dari 30 Camat Se-Kabupaten Subang beserta jajaranya. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan diskusi yang muncul selama sesi tanya jawab, yang menunjukkan tingginya minat dan keinginan untuk berpartisipasi dalam program PIK-TK.

Program PIK-TK ini diharapkan dapat menjadi model pembangunan yang lebih inklusif dan berbasis pada kebutuhan riil di masing-masing wilayah, serta dapat mendukung pencapaian target-target pembangunan yang sudah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2024-2026.(rls)

Berita Terbaru

Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang17 menit lalu
Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Headline39 menit lalu
Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Lifestyle1 jam lalu
Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Subang3 jam lalu
Belum Dieksekusi, Silfester Matutina Malah Sempat Jadi Komisaris BUMN, Cuma 5 Hari Menjabat

Belum Dieksekusi, Silfester Matutina Malah Sempat Jadi Komisaris BUMN, Cuma 5 Hari Menjabat

Nasional4 jam lalu
Kawasan Industri Subang Makin Ramai, Hotel dan Penginapan Bakal Ketiban Berkah

Kawasan Industri Subang Makin Ramai, Hotel dan Penginapan Bakal Ketiban Berkah

Subang5 jam lalu
Tiga Calon Sekda Subang Jalani Cek Kesehatan di RSUD Ciereng

Tiga Calon Sekda Subang Jalani Cek Kesehatan di RSUD Ciereng

Headline5 jam lalu
Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Terungkap

Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Terungkap

Nasional6 jam lalu
Rekomendasi Tempat Ngopi untuk Meeting di Subang Paling Nyaman, Cek di Sini!

Rekomendasi Tempat Ngopi untuk Meeting di Subang Paling Nyaman, Cek di Sini!

Lifestyle7 jam lalu