Bukan Ciater atau Tangkuban Perahu, Desa Wisata di Subang Ini Berhasil Masuk 50 Besar Terbaik Indonesia

SUBANG - Desa Wisata di Subang. Kabupaten Subang kembali mencatat prestasi membanggakan di sektor pariwisata. Desa Wisata Edukasi Cisaat yang berada di Kecamatan Ciater sukses menembus 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024, mengungguli lebih dari 6.000 desa wisata dari seluruh Indonesia.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa Desa Cisaat tidak hanya memiliki panorama alam yang memukau, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman wisata berbasis edukasi, budaya, dan pelestarian lingkungan yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.
Dikelilingi hamparan perkebunan teh yang hijau dengan udara sejuk khas dataran tinggi, Desa Wisata Edukasi Cisaat menawarkan suasana tenang yang cocok bagi wisatawan yang ingin melepas penat dari hiruk pikuk perkotaan.
Tak hanya menyuguhkan keindahan alam, desa ini juga menghadirkan berbagai aktivitas edukatif. Pengunjung dapat belajar mengenai kehidupan masyarakat pedesaan, beternak, hingga mengolah kuliner tradisional yang diwariskan secara turun-temurun.
Kekayaan budaya lokal juga menjadi nilai lebih Desa Cisaat. Wisatawan dapat menikmati pertunjukan seni tradisional khas Subang seperti Sisingaan, sekaligus mengenal berbagai tradisi leluhur yang masih dijaga oleh masyarakat setempat.
Desa Wisata Edukasi Cisaat mengusung konsep pariwisata hijau (green tourism) yang mengedepankan keseimbangan antara pengembangan wisata, pelestarian alam, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Keberhasilan Desa Cisaat masuk dalam 50 besar ADWI 2024 ditetapkan melalui penandatanganan resmi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia saat itu, Sandiaga Salahuddin Uno, yang turut disaksikan Penjabat Bupati Subang beserta jajaran Forkopimda.
Dalam kunjungannya, Sandiaga Uno menilai Desa Cisaat sangat layak menjadi destinasi wisata unggulan karena memiliki perpaduan alam yang indah, budaya yang kuat, serta aktivitas edukasi yang memberikan pengalaman berbeda bagi para wisatawan.
Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya karena setelah dua tahun didorong mengikuti program ADWI, Desa Wisata Edukasi Cisaat akhirnya berhasil masuk dalam jajaran 50 besar desa wisata terbaik di Indonesia.
Selain meninjau kawasan desa wisata, Sandiaga Uno menyempatkan diri membeli berbagai produk ekonomi kreatif hasil karya masyarakat setempat. Ia juga mencoba atraksi olahraga paralayang di Bukit Santiong yang menawarkan panorama alam Kabupaten Subang dari ketinggian.
Menurutnya, pengalaman menikmati pemandangan Subang melalui olahraga paralayang menjadi salah satu daya tarik yang berpotensi menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Ia pun optimistis Desa Wisata Edukasi Cisaat mampu berkembang menjadi destinasi wisata bertaraf dunia apabila terus meningkatkan kualitas fasilitas, pelayanan, dan pengelolaan destinasi.
Sementara itu, Penjabat Bupati Subang saat itu menyampaikan apresiasi atas pencapaian Desa Cisaat yang berhasil menembus 50 besar ADWI 2024. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan kebanggaan bagi masyarakat Subang sekaligus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk mengembangkan potensi wisata masing-masing.
Ia berharap semakin banyak desa wisata di Kabupaten Subang yang mampu mengoptimalkan potensi alam, budaya, dan ekonomi kreatif sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat sektor pariwisata daerah.
Masuknya Desa Wisata Edukasi Cisaat ke dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024 menjadi bukti bahwa Subang memiliki potensi wisata yang tidak kalah dengan daerah lain. Dengan perpaduan keindahan alam, budaya yang masih terjaga, serta konsep wisata berkelanjutan, Desa Cisaat layak menjadi salah satu destinasi favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati pesona alam dan budaya khas Jawa Barat
