Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cagub Jabar Ahmad Syaikhu Temui dan Serap Aspirasi Tokoh Komunitas Gereja

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|14:21 WIB
Bagikan:
Cagub Jabar Ahmad Syaikhu Temui dan Serap Aspirasi Tokoh Komunitas Gereja
Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu bertemu para tokoh komunitas gereja jelang akhir masa kampanye Pilgub Jabar 2024

PASUNDAN EKSPRES - Bandung - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 3, Ahmad Syaikhu bertemu dan menyerap aspirasi-aspirasi para tokoh komunitas gereja menjelang akhir masa kampanye Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2024.

Dalam pertemuan yang berlangsung di The Jayakarta Suite Hotel & Resort, Kota Bandung pada Jumat (22/11/2024) itu, salah satu aspirasi yang disampaikan adalah terkait keberadaan gereja di tengah-tengah masyarakat.

"Kalau di masyarakat ada masalah yang terkait dengan gereja atau hal-hal lain, itu akan berpengaruh. Dalam rangka ini, kita harus bisa meredam semuanya agar tidak ada kegiatan-kegiatan atau penutupan gereja yang berdampak buruk," ucap perwakilan pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (BAMAG LKKI), Irman B.

Irman pun berharap, kepemimpinan Ahmad Syaikhu bersama Ilham Habibie (ASIH) ini nantinya dapat menghilangkan stigma-stigma negatif terhadap gereja yang berkembang di tengah masyarakat. 

Jika ada apa-apa terhadap gereja, jangan sampai masyarakat curiga. Saya pikir, kita bisa menyampaikan bahwa pasangan ASIH juga merangkul semua, inklusif, ada kesetaraan dan toleransi," ungkapnya.

Di tempat yang sama, perwakilan pengurus Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB), Jeffri mengatakan bahwa isu yang berkembang di masyarakat khusus di Kota Bandung saat ini adalah isu-isu tahun 70-an.

"Saya tinggal di Bandung sejak tahun 1989 dan isu yang ada sekarang adalah sentimen dari tahun 70-an," ucap Jeffri.

Jeffri menjelaskan bahwa secara kelembagaan Kristen pada masa itu, ada dua hal yang diperkuatkan adalah pendidikan dan kesehatan.

"Saya pikir, jika kita bersama-sama berantas isu ini dengan kontra narasi, kita bisa menunjukkan bahwa sebenarnya isu seperti itu untuk pendidikan dan kesehatan sudah tidak relevan lagi," imbuhnya.

Oleh karena itu, pihaknya pun berharap pasangan ASIH ini bisa mengatasi isu tersebut yang hingga saat ini masih berkembang di tengah masyarakat.

"Kita akan melihat ini sebagai sesama bangsa. Apalagi kalau sudah berbicara tentang gereja dan membangun, itu sudah ada lembaga gerejanya. Jadi harapan saya, isu ini harus kita atasi di masyarakat," ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan dari Konghucu/KHC, Fam Kiun Fak mengatakan bahwa saat ini masyarakat Tionghoa memiliki trauma yang sulit untuk dihilangkan.

"Saya terus terang bahwa orang Tionghoa itu trauma Pak, tapi dengan adanya Mang Odet, saya sampai terkagum-kagum, begitu dekatnya Mang Odet itu dengan orang-orang Tionghoa," ucap Fam Kiun.

Pihaknya juga berharap, kepemimpinan pasangan ASIH ini bisa menghilangkan trauma yang ada pada masyarakat Tionghoa.

"Jadi mohon ke depannya untuk hal-hal yang sekarang masih ada satu trauma, mudah-mudahan kedepannya dengan pimpinan ustadz hal-hal itu bisa diredam, merubah image ya bahwa Ustadz Ahmad Syaikhu itu ngerangkul ke semua umat," katanya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Cagub Jabar, Ahmad Syaikhu memandang bahwa tumbuhnya kesalahpahaman antar umat beragama ini karena kurangnya komunikasi yang dibangun.

"Karena itu, kalau Allah takdirkan pasangan ASIH nanti diberikan kemenangan, justru komunikasi ini akan kita bangun bersama-sama, sehingga tidak saling menumbuhkan curiga, tidak saling pra sangka," ucap Syaikhu.

Sebab, pasangan ASIH memiliki komitmen untuk membangun Jabar yang maju ke depan dengan konsep kolaborasi atau kebersamaan.

"Kita ingin justru membangun Jawa Barat ini bersama-sama, sebagaimana yang kita ungkapkan dalam visi misi yaitu membangun Jawa Barat maju dengan prinsip Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh," katanya.

"Tentu ini perlu kebersamaan, jangan pernah kita berharap Jabar ini akan hebat, maju, tanpa ada kebersamaan di antara elemen-elemen, stakeholder-stakerholder yang ada di Jawa Barat ini," tambahnya.

Tak lupa, Syaikhu pun mengucapkan terima kasih atas kepercayaan para tokoh komunitas gereja yang diberikan kepada pasangan ASIH.

"Saya sekali lagi sangat bersyukur, berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan pada kami pasangan ASIH. Sebagai pasangan calon, saya dan Pak Ilham siap untuk menerima, mengakomodir apa yang harus diperbaiki ke depan," tandasnya.

Berita Terbaru

Cakades Petahana Desa Rangdu Serahkan Aset Kendaraan Dinas

Cakades Petahana Desa Rangdu Serahkan Aset Kendaraan Dinas

Subang2 jam lalu
Subang Workplace Safety Forum 2026, BPJS Ketenagakerjaan Perluas Akses Layanan Kecelakaan Kerja

Subang Workplace Safety Forum 2026, BPJS Ketenagakerjaan Perluas Akses Layanan Kecelakaan Kerja

Subang2 jam lalu
Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi, Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen

Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi, Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen

Purwakarta3 jam lalu
Cara Menggunakan WhatsApp Business, Kembangkan Bisnis Makin Mudah

Cara Menggunakan WhatsApp Business, Kembangkan Bisnis Makin Mudah

Lifestyle5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Bansos Ditransfer Cash

Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Bansos Ditransfer Cash

Nasional6 jam lalu
Ramai Jasa Polisi Anak di Sosial Media, Apa Saja Pengaruhnya?

Ramai Jasa Polisi Anak di Sosial Media, Apa Saja Pengaruhnya?

Lifestyle6 jam lalu
Prediksi Saham HSC BEI hingga Akhir Pekan 21–23 Oktober 2026, Ini Faktor yang Perlu Dicermati

Prediksi Saham HSC BEI hingga Akhir Pekan 21–23 Oktober 2026, Ini Faktor yang Perlu Dicermati

Lifestyle7 jam lalu
Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Menghebohkan Era Prabowo-Gibran, Ini Perkembangannya

Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Menghebohkan Era Prabowo-Gibran, Ini Perkembangannya

Nasional7 jam lalu
Hari Kedua Babak Pertama French Open 2026: Duel Sesama Indonesia Masih Berlanjut

Hari Kedua Babak Pertama French Open 2026: Duel Sesama Indonesia Masih Berlanjut

Olahraga7 jam lalu
Bukan Lewat Kopdes, Menkeu Suahasil Pastikan Gaji PNS Tetap Lewat Bank

Bukan Lewat Kopdes, Menkeu Suahasil Pastikan Gaji PNS Tetap Lewat Bank

Nasional8 jam lalu