Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dari 318, Delapan Orang Meninggal, IDI Imbau Dokter Serius Tangani DBD

E
EgiEditor: Egi
|07:00 WIB
Bagikan:
Dari 318, Delapan Orang Meninggal, IDI Imbau Dokter Serius Tangani DBD
CINDY DESITA PUTRI/PASUNDAN EKSPRES. SEMINAR: Ikatan Dokter Indonesia mengadakan seminar kesehatan terkait DBD di Favehotel Pamanukan, Kamis (7/3).

PASUNDAN EKSPRES-Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menggelar seminar kesehatan Tataklaksana Terkini Dengue Hemoragic Fever (DBD) dan Resusitasi Cairan Kasus DBD Pada Anak yang digelar di favehotel Pamanukan, Kamis (7/6). Pada seminar tersebut, IDI Kabupaten Subang mengimbau kepada seluruh dokter untuk waspada dan serius menangani DBD.

Ketua IDI Subang, yang juga Kadinkes Kabupaten Subang, dr. Maxi mengatakan, saat ini penyakit DBD di Kabupaten Subang meningkat. Ia menyebut, kabupaten Subang menjadi salah satu jumlah penderita terbanyak di Jawa Barat.

“Mudah-mudahan, saya berharap dengan bertambahnya ilmu pengetahuan yang disampaikan oleh para narasumber di seminar ini, teman-teman kami dokter-dokter muda yang ada di Puskesmas di klinik maupun di rumah sakit, bisa bertambah ilmunya paling tidak bisa menangani dan paling tidak mengurangi angka kasus DBD,” kata Maxi kepada Pasundan Ekspres.

Dia menyampaikan, jangan sampai ada lagi pasien yang meninggal karena Demam Berdarah Dengue (DBD). Seminar ini pun merupakan tujuan utama dalam mencegah DBD.

Menurut data Dinas Kesehatan Subang, pada bulan Januari korban kematian akibat DBD berjumlah 3 orang sedangkan pada bulan Februari 2024 korban meninggal 5 orang.

“Bulan Februari kasusnya menurun jadi 318 tapi kematiannya meningkat menjadi 5 jadi total ada kematian Januari dan Februari sekitar 8 orang nah ini kan memprihatinkan kita semuanya,” terangnya.

Tentunya, lanjut Maxi, komunikasi yang baik menjadi tolak ukur antar sesama anggota organisasi profesi, dalam mengatasi permasalahan kesehatan salah satunya DBD.

“Peran organisasi-organisasi profesi kesehatan itu atau orang kesehatan itu hanya 20 persen, sisanya itu kan adalah bagaimana keadaan lingkungan dan perilaku masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, itulah mengapa pihaknya meminta dukungan masyarakat untuk berperilaku hidup sehat dan bersih, serta menjaga lingkungann guna mendukung cita-cita polah hidup bersih dan sehat di masyarakat.(cdp/ery)

Berita Terbaru

5 Kebiasaan Kecil untuk Hidup Lebih Baik yang Wajib Kamu Coba

5 Kebiasaan Kecil untuk Hidup Lebih Baik yang Wajib Kamu Coba

Lifestyle5 menit lalu
Program Koperasi Desa Merah Putih Digugat ke MK, Dianggap Bebani Dana Desa

Program Koperasi Desa Merah Putih Digugat ke MK, Dianggap Bebani Dana Desa

Nasional7 menit lalu
BEM UI Turun ke Jalan Hari Ini, 5 Tuntutan Demo 28 Oktober Singgung Kebijakan Prabowo

BEM UI Turun ke Jalan Hari Ini, 5 Tuntutan Demo 28 Oktober Singgung Kebijakan Prabowo

Nasional46 menit lalu
IHSG Anjlok, Dampaknya Bisa Merembet ke Sektor Riil

IHSG Anjlok, Dampaknya Bisa Merembet ke Sektor Riil

Opini51 menit lalu
ADVERTISEMENT
Polisi Tetapkan Sopir BYD yang Lindas Ojol di Blok M Jadi Tersangka

Polisi Tetapkan Sopir BYD yang Lindas Ojol di Blok M Jadi Tersangka

Nasional1 jam lalu
Puncak Grup E Jadi Taruhan, Begini Prediksi Persib vs Melbourne Victory Malam Ini

Puncak Grup E Jadi Taruhan, Begini Prediksi Persib vs Melbourne Victory Malam Ini

Olahraga1 jam lalu
Warga Malaysia Boikot Produk Indonesia Imbas Kabut Asap Karhutla

Warga Malaysia Boikot Produk Indonesia Imbas Kabut Asap Karhutla

Nasional1 jam lalu
Korupsi Pemkab Bogor Diselidiki KPK, Jaro Ade Dijadwalkan Diperiksa 29 Oktober

Korupsi Pemkab Bogor Diselidiki KPK, Jaro Ade Dijadwalkan Diperiksa 29 Oktober

Jawa Barat1 jam lalu
Polemik Takedown 4 Jam Komdigi, DPR Ingatkan Pentingnya Kebebasan Berekspresi

Polemik Takedown 4 Jam Komdigi, DPR Ingatkan Pentingnya Kebebasan Berekspresi

Nasional1 jam lalu
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, BEM UI Bawa Lima Tuntutan dalam Aksi Demo 28 Oktober 2026

Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, BEM UI Bawa Lima Tuntutan dalam Aksi Demo 28 Oktober 2026

Nasional2 jam lalu
Dari 318, Delapan Orang Meninggal, IDI Imbau Dokter Serius Tangani DBD | Pasundan Ekspres