Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Desa Kutamanah di Purwakarta Jadi Pelopor Energi Hijau, Kolaborasi dengan Prodi MKB UPI

A
Adam SumartoEditor: Asep
|07:24 WIB
Bagikan:
Desa Kutamanah di Purwakarta Jadi Pelopor Energi Hijau, Kolaborasi dengan Prodi MKB UPI
Program Studi Mekatronika dan Kecerdasan Buatan UPI Purwakarta menggagas sistem penerangan jalan berbasis energi terbarukan melalui solar panel dan Bank Energi Solar Panel.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Program Studi (Prodi) Mekatronika dan Kecerdasan Buatan (MKB) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Purwakarta menggagas sistem penerangan jalan berbasis energi terbarukan melalui solar panel dan Bank Energi Solar Panel.

Gagasan tersebut diimplementasikan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Kutamanah, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, belum lama ini.

Dosen Prodi MKB Mahmudah Salwa Gianti mengatakan, langkah tersebut hadir sebagai solusi atas keterbatasan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang selama ini menjadi persoalan utama di Desa Kutamanah.

"Minimnya jaringan listrik menyebabkan tingginya risiko kecelakaan, tindak kriminalitas, hingga ancaman hewan buas pada malam hari," kata Salwa saat dikonfirmasi, Sabtu (13/9/2025).

Padahal, kata dia, wilayah Desa Kutamanah memiliki potensi energi surya yang besar, yaitu lebih dari 1.400 kWh/kWp per tahun, sehingga sangat layak dikembangkan untuk mendukung kemandirian energi desa.

Program ini,kata Salwa, sekaligus mendukung target nasional bauran energi terbarukan sebesar 23 persen pada 2025 sesuai Kebijakan Energi Nasional (KEN).

Selain itu, sambungnya, implementasi di Kutamanah juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan), serta SDG 13 (Aksi Perubahan Iklim).

Dalam pelaksanaannya, tim PKM merancang sistem PJU dengan teknologi Internet of Things (IoT) yang dilengkapi fitur Automatic Street Lighting (ASL) dan Automatic Human Tracking (AHT).

"Lampu jalan akan menyala otomatis ketika kondisi gelap atau saat ada pergerakan manusia dan kendaraan. Sistem ini juga ditopang oleh baterai lithium-ion berkapasitas tinggi, sehingga mampu menyimpan energi lebih besar dan tetap berfungsi meski saat malam atau cuaca mendung," ujar Salwa.

Selain penerangan jalan, program ini juga menghadirkan Bank Energi Solar Panel sebagai pusat penyimpanan daya bagi masyarakat.

Penanggung jawab kegiatan PKM Pengabdian Bank Energi & ISOPA 2025, Muhammad Rizalul Wahid menjelaskan, bank energi memungkinkan warga melakukan pengisian perangkat elektronik.

Di antaranya, kata dia, seperti telepon genggam, lampu senter, hingga peralatan kecil rumah tangga secara gratis.

"Kehadiran bank energi tidak hanya membantu meringankan beban biaya listrik masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga meningkatkan kemandirian energi sekaligus memperluas manfaat energi terbarukan di kehidupan sehari-hari," ucap Rizal.

Tak hanya dari sisi akademisi, dukungan juga datang dari Pemerintah Daerah Purwakarta melalui Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).

Dyah Imas selaku Perwakilan Pemkab Pemerintah Purwakarta mengatakan, dalam dokumen Rencana Kerja Perangkat Daerah 2025, Bapperida menempatkan penyediaan listrik, penerangan umum, serta pengembangan teknologi inovatif sebagai prioritas pembangunan desa.

"Kehadiran inovasi panel surya berbasis IoT di Kutamanah menjadi bukti nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam mempercepat pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal," kata Dyah.

Ia berharap program ini dapat bermanfaat untuk masyarakat, serta diharapkan dapat dikembangkan di desa-desa lain yang membutuhkan.
Dyah juga menyebutkan, dengan terobosan ini, Desa Kutamanah berpeluang menjadi model Desa Mandiri Energi di Kabupaten Purwakarta.

"Selain menyediakan penerangan jalan yang efisien, program ini juga menekan biaya listrik masyarakat, memperkuat keamanan lingkungan, sekaligus menjadikan Purwakarta sebagai salah satu daerah pelopor dalam penerapan energi terbarukan dan teknologi pintar berbasis IoT," ujarnya.(add/sep)

Berita Terbaru

Perbedaan PPPK Paruh Waktu dan Penuh Waktu Terbaru

Perbedaan PPPK Paruh Waktu dan Penuh Waktu Terbaru

Nasional18 menit lalu
Kenali Gejala Super Flu H3N2 Subclade K, Apa Bedanya dengan Influenza Biasa?

Kenali Gejala Super Flu H3N2 Subclade K, Apa Bedanya dengan Influenza Biasa?

Lifestyle22 menit lalu
World Pharmacists Day 2026, IAI Subang Perang Melawan Peredaran Gelap Tramadol hingga Alprazolam

World Pharmacists Day 2026, IAI Subang Perang Melawan Peredaran Gelap Tramadol hingga Alprazolam

Subang22 menit lalu
World Pharmacists Day 2026, IAI Subang Perang Melawan Peredaran Gelap Tramadol hingga Alprazolam

World Pharmacists Day 2026, IAI Subang Perang Melawan Peredaran Gelap Tramadol hingga Alprazolam

Headline40 menit lalu
ADVERTISEMENT
Divonis 1 Tahun 6 Bulan, Kades Banggalamulya Masih Pertimbangkan Upaya Hukum

Divonis 1 Tahun 6 Bulan, Kades Banggalamulya Masih Pertimbangkan Upaya Hukum

Headline1 jam lalu
Ini Dia Peluang Kerja Fresh Graduate di Kawasan Industri Subang

Ini Dia Peluang Kerja Fresh Graduate di Kawasan Industri Subang

Lifestyle1 jam lalu
Hasil Undian Badminton AG 2026 Perorangan: Rachel/Febi Langsung Jumpa Tan/Thinaah

Hasil Undian Badminton AG 2026 Perorangan: Rachel/Febi Langsung Jumpa Tan/Thinaah

Olahraga1 jam lalu
SMP Negeri 3 Purwakarta Bentuk Karakter Siswa, Ditempa di Mako Brimob

SMP Negeri 3 Purwakarta Bentuk Karakter Siswa, Ditempa di Mako Brimob

Purwakarta1 jam lalu
Camat Purwakarta Perkuat Koordinasi dan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat

Camat Purwakarta Perkuat Koordinasi dan Optimalisasi Pelayanan Masyarakat

Purwakarta1 jam lalu
Kelola Sampah Rumah Tangga, DLH dan HWB Purwakarta Teken Kerjasama

Kelola Sampah Rumah Tangga, DLH dan HWB Purwakarta Teken Kerjasama

Purwakarta1 jam lalu