Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Drainase Buruk, Jalan Provinsi Depan Pasar Panorama Lembang Tergenang Banjir

I
Ijang Samsu RijalEditor: Asep
|08:15 WIB
Bagikan:
Drainase Buruk, Jalan Provinsi Depan Pasar Panorama Lembang Tergenang Banjir
BANJIR: Pengendara terpaksa menerobos banjir di jalan Raya Lembang-Bandung depan Pasar Panorama Lembang, Senin (29/9). Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

BANDUNG BARAT-Hujan deras mengguyur kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menyebabkan banjir di sekitar kawasan Pasar Panorama Lembang, Senin (29/9/2025). Dengan ketinggian air mencapai lebih dari 30 cm, mengakibatkan lalu lintas di jalan Panorama dari arah Subang menuju Kota Bandung macet.

Para pengendara motor dan mobil terpaksa menunggu genangan agak menurun. Ada pula sebagian kendaraan yang memaksa melintas, akhirnya mogok di tengah jalan sehingga terpaksa didorong.

Wawan (30) seorang warga Lembang mengatakan, air langsung menggenang begitu hujan deras mengguyur. Air tak mampu ditampung drainase di sekitaran kawasan Pasar Panorama Lembang. "Banjir itu pas hujan deras, lebih dari 30 centimeter ketinggiannya. Kalau sekarang setelah hujannya reda sudah mulai agak surut," ucap wawan kepada Pasundan Ekspres.

Ia mengatakan banjir di sekitaran Pasar Panorama Lembang kerap terjadi berulang tatkala hujan deras mengguyur. "Bukan hal baru tiap hujan deras juga pasti banjir disini, tapi sekarang lumayan cepat surutnya," pungkasnya.

Saat dikonfirmasi Camat Lembang Drs. Bambang, Eko Setyowahjudi menyebut, bahwa sebelumnya pengerukan sudah dilaksanakan oleh Dinas PUTR Kabupaten Bandung Barat, namun hal itu belum memberikan hasil maksimal. "Sudah ada pekerjaan dari kabupaten, tapi genangan masih terjadi. Kami perlu intervensi langsung dan menyeluruh," katanya

Sebagai langkah teknis, pihaknya akan memfungsikan kembali Peta Jalur Air di wilayah Kecamatan Lembang. Peta tersebut memuat alur limpasan dari kawasan atas hingga titik-titik hilir yang selama ini menjadi lokasi genangan. "Kami akan petakan kembali jalur-jalur air sesuai dengan peta jalur yang sudah ada sebagai dasar penataan dan pengawasan," ujarnya.

Bambang menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menunggu situasi memburuk. tetapi memantau langsung titik-titik genangan dan mengidentifikasi sumber permasalahan. "Kami bergerak sekarang. Tidak ada alasan untuk menunda. Ini soal kenyamanan dan keselamatan warga," punkasnya.(ijr/sep)

Berita Terbaru

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Dapat Nomor 3, Asep Pulloh Siap Lanjutkan Jilid II Desa Kumpay

Headline6 menit lalu
Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang2 jam lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat2 jam lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle3 jam lalu
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle4 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle4 jam lalu
Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Nasional5 jam lalu
Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Lifestyle5 jam lalu
Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle6 jam lalu