Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Gerakan Pangan Murah di Subang Stabilisasi Harga Pangan

E
EgiEditor: Egi
|19:01 WIB
Bagikan:
Gerakan Pangan Murah di Subang Stabilisasi Harga Pangan
Pj Bupati Subang, Dr. Imran saat meninjau stand beras di Gerakan Pangan Murah.(Cindy Desita Putra/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Dalam rangka menjaga stabilisasi pasokan serta harga pangan, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Subang melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman kantor Desa Jalupang, Kecamatan Kalijati, Selasa (30/7).

Camat Kalijati, Tri Utami menjelaskan, pemerintahan kecamatan telah menginstruksikan masyarakat untuk menanam tanaman kebutuhan pokok seperti cabai dan tomat. "Langkah ini sesuai dengan arahan pa Pj. Bupati Subang untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan laju inflasi," jelasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Subang, Rd. Maman Firmansyah menyampaikan, tujuan utama dari penyelenggaraan GPM adalah menekan angka inflasi di Kabupaten Subang. Dengan cara menyediakan bahan pangan pokok strategis dengan harga terjangkau dan berkualitas, serta memfasilitasi penyediaan dan penyaluran komoditas pangan dari pemasok/produsen. "Sasaran kegiatan GPM adalah masyarakat Desa Jalupang yang wilayahnya cukup terisolir dan jauh dari pasar agar mendapatkan harga pangan pokok yang terjangkau," terangnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Subang, Dr. Imran menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan upaya kolaboratif untuk menekan laju inflasi di Kabupaten Subang dengan menciptakan pasar yang baik. 

Menurutnya, GPM adalah bentuk kepedulian pemerintah dalam aspek sosial untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan bahan pokok yang terjangkau. "GPM ini saya minta dilaksanakan secara menyeluruh di lokasi-lokasi yang cukup terisolir dan jauh dari pasar, dengan harapan gerakan pangan murah ini bisa menjangkau seluruh masyarakat Subang dan mereka mampu mendapatkan pangan pokok yang terjangkau," imbuhnya.

Di tengah musim kekeringan panjang yang melanda hampir seluruh dunia, termasuk Subang, beberapa waduk di daerah tersebut telah mengering akibat fenomena El-Nino. 

Menanggapi hal ini, pemerintah mengambil langkah antisipatif dengan mengatur pola tanam lahan pertanian. Pj. Bupati Subang menyatakan telah meminta dinas terkait untuk mengatur pola tanam dan pola ternak, sehingga Subang siap menghadapi El-Nino. "Gerakan tanam ini ditujukan untuk kebutuhan harian masyarakat, seperti komoditas tomat, cabai, dan bawang, dengan memanfaatkan media polibek atau pot kecil. Dengan demikian, kapan pun masyarakat membutuhkan sayuran tersebut, mereka dapat dengan mudah mendapatkannya tanpa harus membeli ke pasar," pungkasnya.(cdp/sep)

Berita Terbaru

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat54 menit lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat1 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang1 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga1 jam lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional1 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Olahraga1 jam lalu
Bupati Purwakarta Soroti Papan Informasi Proyek yang Tak Terlihat Publik

Bupati Purwakarta Soroti Papan Informasi Proyek yang Tak Terlihat Publik

Headline1 jam lalu
Suhar Nomor Urut 2, Bawa Visi Ciater Maju dan Masyarakat Sejahtera

Suhar Nomor Urut 2, Bawa Visi Ciater Maju dan Masyarakat Sejahtera

Subang2 jam lalu
Warga Keluhkan Knalpot Brong, Kapolsek Pamanukan Buka Ruang Dialog Saat Subuh

Warga Keluhkan Knalpot Brong, Kapolsek Pamanukan Buka Ruang Dialog Saat Subuh

Subang2 jam lalu