Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

IMM dan GMNI Audiensi di DPRD Subang, Sampaikan 10 Tuntutan Strategis Mahasiswa Subang

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|16:46 WIB
Bagikan:
IMM dan GMNI Audiensi di DPRD Subang, Sampaikan 10 Tuntutan Strategis Mahasiswa Subang
Audiensi bersama Anggota DPRD. HADI MARTADINATA/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG – Setelah aksi teatrikal mereka pada 12 Juni 2025 mengguncang depan Kantor Bupati dan Gedung DPRD, dua organisasi mahasiswa besar, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Subang dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Subang, kembali membuat gebrakan. 

Kali ini, mereka hadir dalam forum audiensi resmi di Gedung DPRD Kabupaten Subang pada (16/6/2025), membawa 10 tuntutan strategis yang diyakini mewakili aspirasi rakyat kecil.

Dipimpin oleh Iqbal Maulana (Ketua IMM Subang) dan Muhammad Riefky Alfathan (Ketua GMNI Subang), pertemuan ini langsung diterima oleh jajaran pimpinan DPRD: Viktor Wirabuana (Ketua DPRD), Tegar Jasa Priatna (Wakil Ketua II), Udaya (Wakil Ketua III), dan Dan Agung (Anggota DPRD).

“Ini bukan sekadar audiensi biasa, tapi suara rakyat yang selama ini terabaikan,” tegas Iqbal Maulana membuka pertemuan.

Audiensi yang berlangsung hangat namun penuh tekanan itu merupakan tindak lanjut dari aksi unjuk rasa tanggal 12 Juni yang menarik perhatian publik karena aksi simbolik pemberian “penghargaan” kepada Bupati Subang atas penertiban bangunan liar. 

Namun, dalam forum resmi ini, mahasiswa menegaskan bahwa penertiban harus adil dan disertai solusi, bukan sekadar menggusur.

10 Tuntutan Strategis Mahasiswa Subang:

  1. Penertiban bangunan liar secara adil dan menyeluruh di seluruh wilayah Subang tanpa tebang pilih. Pedagang kecil harus mendapat solusi manusiawi, bukan digusur tanpa arah.
  2. Hentikan kebijakan anti-rakyat, terutama yang menyengsarakan kelompok kecil, buruh, petani, dan pedagang kaki lima.
  3. Sinkronisasi RTRW Subang dengan Provinsi. Mahasiswa mengecam rencana pemotongan jalur provinsi yang berpotensi semrawut dan merusak wajah kota.
  4. Perbaiki infrastruktur jalan sesuai amanat UU No. 22 Tahun 2009. Banyak jalan rusak parah yang membahayakan pengguna.
  5. Reformasi birokrasi total. IMM dan GMNI menyoroti 9 dari 30 OPD belum optimal, dan rangkap jabatan masih terjadi.
  6. Masalah ketenagakerjaan & outsourcing jadi sorotan. Mahasiswa mendesak Pemkab mempersiapkan SDM lokal untuk menghadapi industrialisasi Subang.
  7. Pemerataan akses dan kualitas pendidikan, mengacu pada Perda No. 4 Tahun 2024. Masih banyak desa dengan fasilitas pendidikan yang minim.
  8. Gunakan APBD dengan bijak. Mahasiswa mengecam pemborosan anggaran untuk kegiatan seremonial yang minim manfaat nyata.
  9. Audit menyeluruh PAD Subang. IMM dan GMNI menuntut transparansi pengelolaan anggaran agar bebas dari kebocoran.
  10. Lindungi ruang terbuka hijau dan kelola sampah secara serius. Mereka menekankan pentingnya komitmen terhadap lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Audiensi yang berlangsung kondusif dan kritis ini menunjukkan mahasiswa Subang tidak hanya turun ke jalan, tapi juga hadir di ruang-ruang dialog strategis. 

Di akhir audiensi, Iqbal dan Riefky secara tegas menyatakan IMM dan GMNI, bersama elemen masyarakat lainnya, akan terus mengawal jalannya pemerintahan.

Mereka siap hadir di setiap ruang—baik jalanan maupun meja-meja kebijakan.

“Subang sedang bergerak menuju transformasi besar. Kami pastikan rakyat kecil tidak tertinggal dalam proses itu,” tutup Muhammad Riefky Alfathan.(hdi) 

Berita Terbaru

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Headline1 jam lalu
Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Headline2 jam lalu
Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Headline3 jam lalu
Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Nasional4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Aktor Senior Yadi Timo Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Joko Nugroho Ungkap Sifat Asli Almarhum

Headline12 jam lalu
Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Data Pertanahan Kantah Kabupaten Karawang Sebagian Besar Telah Dialihmediakan, Masyarakat Diimbau Tidak Khawatir

Nasional14 jam lalu
Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital

Nasional14 jam lalu
Polisi Tangkap Dua Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Subang, 75 Paket Sabu Disita

Polisi Tangkap Dua Orang Terduga Penyalahgunaan Narkotika di Subang, 75 Paket Sabu Disita

Headline16 jam lalu
Cara Aktifkan Fitur Schedule Call WhatsApp, Biar Gak Lupa!

Cara Aktifkan Fitur Schedule Call WhatsApp, Biar Gak Lupa!

Lifestyle17 jam lalu
Sinopsis Drama Korea Final Table, Ahn Hyo Seop jadi Chef

Sinopsis Drama Korea Final Table, Ahn Hyo Seop jadi Chef

Lifestyle19 jam lalu