Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ini Kronologis 4 Balita Tenggelam di Sungai Cipabelah, Diduga Sedang Mengambil Bola

I
Indrawan SetiadiEditor: Yusup Suparman
|20:30 WIB
Bagikan:
Ini Kronologis 4 Balita Tenggelam di Sungai Cipabelah, Diduga Sedang Mengambil Bola
Ini Kronologis 4 Balita Tenggelam di Sungai Cipabelah, Diduga Sedang Mengambil Bola

SUBANG-Empat anak balita yang sedang bermain bola di pinggir Kampung Pangkalan, Desa Sanca, Kecamatan Ciater, Subang, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Cipabelah pada Rabu siang (31/7/24).

Korban adalah Husni (2,5 tahun), Bagas (3,5 tahun), Muhammad Ihsan Wais Alqorni (4 tahun), dan Bagas (5 tahun). Jenazah mereka ditemukan mengambang di sungai oleh warga sekitar dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Palasari.

Menurut keterangan uwa korban, Aam Ahmad Faqih, keempat anak tersebut sedang bermain bola di lapang dekat sawah pinggir kampung. 

Diduga, bola mereka jatuh ke sungai, dan saat mereka mencoba mengambilnya, mereka tenggelam karena kedalaman sungai yang cukup dalam. Tidak ada yang mengetahui kejadian ini hingga terlambat.

“Tadi lagi main bola di atas karena di sebrang sana ada lapang kecil, kayanya bola itu keluar dan mereka nyari bola yang jatuh itu kayanya,” terang Aam.

Aam menyebut, sungai tersebut dulunya bekas lahar Tangkuban Perahu sehingga menjadikan sungai tersebut licin karena air yang mengalir.

“Jad licin kalau ada air. Memang dari atas tidak terlalu dalam, cuma kalau diinjak licin. Mungkin anak-anak itu satu mau nolong, malah jadi empat yang hanyut,” ujaranya.

Sementara itu, paman korban Agus Hendra menyampaikan, dirinya sedang mencangkul di sawah kemudian ada warga yang menghampirinya dan memberitahu bahwa ada anak-anak yang hilang.

"Saya lagi nyangkul di sawah, ada yang nyusulin, katanya ada anak-anak empat gak ada ilang terus ada yang jerit-jerit, ya adik ipar saya ibunya anak ini,” ujarnya.

Dia mengatakan, dirinya langsung mengampiri adik iparnya dan melihat jika anak-anak tersebut sudah mengambang di sungai.

“Saya lari dari sana ke sini langsung ke lokasi sungai, terus sama teman-teman ngambil mayit empat yang sudah ngambang,” tutur Agus.

Sementara itu, pihak kepolisian Sektor Jalancagak mengatakan, keempat korban telah dimakamkan di tempat pemakaman setempat dan kasus ini sedang ditangani oleh Polsek Jalancagak, untuk penyelidikan lebih lanjut. (cdp)

Berita Terbaru

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle33 menit lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle1 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional1 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle1 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional1 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline2 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang2 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional2 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline2 jam lalu