Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Insiden Syukuran Pernikahan Putra KDM, Bupati Garut: Korban Meninggal Akibat Kekurangan Oksigen dan Terinjak-injak

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|21:17 WIB
Bagikan:
Insiden Syukuran Pernikahan Putra KDM, Bupati Garut: Korban Meninggal Akibat Kekurangan Oksigen dan Terinjak-injak
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, didampingi Kapolres Garut dan Dandim 0611 Garutmemberikan keterangan pers di Pendopo Garut, Jumat (18/7/2025) malam. (Iqbal Gojali/Radar Garut)

GARUT-Bupati Garut Syakur Amin angkat bicara atas insiden meninggalnya tiga orang dalam acara syukuran pernikahan putra KDM Maula Akbar dengan Putri Karlina Wabup Garut. 

Dilansir dari Radar Garut, Bupati Garut Syakur Amin, menyatakan korban meningal akibat kekurangan oksigen dan terinjak-injak dalam kerumunan. 

“Kalau yang petugas tadi menjaga di depan, terdorong mungkin jatuh dan juga sampai kemudian terinjak-injak,” ungkapnya saat diwawancarai awak media di Pendopo Garut, Jumat (18/7/2025) malam.

Korban jiwa termasuk seorang anak kecil dan seorang perempuan berusia 61 tahun. Sementara itu, seorang anggota kepolisian, Bripka Cecep, juga menjadi korban dalam insiden ini.

Syakur menyebut, insiden terjadi akibat antusiasme warga yang melampaui perkiraan. 

“Ini sebenarnya antusiasme masyarakat terkait dengan acara ini, masyarakat ingin bersama-sama bergembira,” kata Syakur.

Meskipun 260 personel keamanan telah disiagakan, gelombang massa yang membludak membuat situasi tak terkendali.

“Informasi ada 260 personel di lokasi, tapi karena jumlah antusiasme masyarakat yang sangat besar,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Garut menanggung seluruh biaya perawatan korban. Selain itu, bersama Forkopimda, Kodim, dan Kejaksaan Negeri, Pemkab memutuskan menunda atau membatalkan seluruh rangkaian acara lanjutan.

Pemerintah daerah juga akan mendalami insiden ini dengan melibatkan panitia pelaksana. “Panitia pelaksana ada, jadi kita juga bersama-sama ada yang berbagi tugas, ini akan didalami,” kata Syakur.(rzi/ysp)

Berita Terbaru

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional12 menit lalu
Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Bandung Barat35 menit lalu
Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Nasional42 menit lalu
Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Nasional1 jam lalu
Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Purwakarta2 jam lalu
Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Subang2 jam lalu
Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Nasional2 jam lalu
Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Lifestyle2 jam lalu
Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Nasional2 jam lalu