Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jalan R.A Kartini Rusak, Bahayakan Keselamatan Warga

E
EgiEditor: Egi
|06:49 WIB
Bagikan:
Jalan R.A Kartini Rusak, Bahayakan Keselamatan Warga
Warga Kelurahan Wanareja mengeluhkan kondisi Jalan R.A Kartini yang rusak sudah bertahun-tahun tanpa ada perbaikan.(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Warga Kelurahan Wanareja, Kabupaten Subang, mengeluhkan kondisi jalan R.A Kartini yang sudah mengalami kerusakan selama tiga tahun namun belum mendapatkan perhatian dari pihak terkait. 

Jalan yang berlubang-lubang tersebut seringkali digenangi air saat hujan, membuat pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor, kesulitan melewatinya.

Salah satu warga Kelurahan Wanareja, Heru Romansyah, menyatakan warga setempat sudah sejak lama mengharapkan adanya perbaikan dari pemerintah daerah, namun hingga saat ini, jalan tersebut belum mendapatkan penanganan yang memadai. "Jalan ini sudah rusak selama tiga tahun dan tidak ada perbaikan dari pihak terkait. Dulu, warga sempat melakukan tambalan pada jalan ini secara swadaya, tapi tetap saja rusak kembali," ucap Heru kepada Pasundan Ekspres, Rabu (6/11).

Menurut Heru, kondisi jalan yang rusak ini tidak hanya mengganggu kenyamanan pengguna jalan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan warga, terutama saat genangan air menutupi lubang-lubang di jalan sehingga pengendara tidak dapat melihatnya dengan jelas. 

Heru menambahkan, jalan R.A Kartini merupakan salah satu akses utama di wilayah tersebut yang cukup sering dilalui kendaraan warga setempat. "Setiap kali hujan turun, jalan yang berlubang menjadi penuh dengan genangan air, membuatnya licin dan sulit dilewati. 

Kondisi ini sangat mengganggu, bahkan tidak jarang warga mengalami kecelakaan kecil akibat kondisi jalan yang buruk," tambahnya.
Warga Wanareja berharap pemerintah daerah, khususnya dinas terkait di Kabupaten Subang, dapat segera melakukan perbaikan pada jalan R.A Kartini. 

Mereka menilai kondisi jalan yang dibiarkan rusak dalam jangka waktu yang lama menunjukkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap infrastruktur di wilayah mereka. Beberapa warga telah menyampaikan aspirasi mereka melalui perangkat desa, namun hingga kini belum ada tindakan yang terlihat.

Selain faktor keselamatan, jalan yang rusak juga menghambat aktivitas ekonomi warga, karena akses yang tidak memadai menyebabkan kesulitan dalam distribusi barang dan jasa. 

"Jalan ini sangat penting bagi kami, banyak warga yang bergantung pada akses jalan ini untuk beraktivitas sehari-hari. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah agar kondisi jalan bisa segera diperbaiki dan warga bisa berkendara dengan aman," ungkapnya.(hdi/sep)

Berita Terbaru

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle2 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle3 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle4 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional5 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle6 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang6 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle6 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle7 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional7 jam lalu
Jalan R.A Kartini Rusak, Bahayakan Keselamatan Warga | Pasundan Ekspres