Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kadisdik Jabar: Lulusan SMK Harus Sesuai Kebutuhan Industri

E
EgiEditor: Yusup Suparman
|05:02 WIB
Bagikan:
Kadisdik Jabar: Lulusan SMK Harus Sesuai Kebutuhan Industri
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Edy Purwanto memastikan lulusan SMK bisa kerja di Industri.(Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat menekankan pentingnya keselarasan antara keahlian yang dimiliki lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan kebutuhan industri. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Dinas Pendidikan SMK Jawa Barat, Drs. Edy Purwanto, M.m.

Dia menjelaskan bahwa SMK memiliki peran strategis dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang siap kerja, terutama di era perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini. Namun, salah satu tantangan yang dihadapi adalah memastikan lulusan SMK memiliki kompetensi yang sesuai dengan tuntutan dunia industri. "Kita harus memastikan kurikulum dan pelatihan di SMK selalu diperbarui sesuai dengan perkembangan kebutuhan industri. Dengan begitu, lulusan SMK tidak hanya memiliki keahlian teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan cepat di lingkungan kerja yang dinamis," ungkapnya kepada Pasundan Ekspres. 

Upaya Disdik Jawa Barat untuk meminimalkan ketidaksesuaian (mismatch) antara kemampuan lulusan SMK dan kebutuhan industri sudah mulai dilakukan melalui program link and match. "Program ini melibatkan kerja sama dengan berbagai sektor industri, terutama di bidang teknologi, manufaktur, dan jasa, untuk mengidentifikasi kompetensi yang dibutuhkan," terangnya. 

Dalam hal tersebut sejumlah program lainnya seperti teaching factory dan dual system education juga akan terus dioptimalkan untuk meningkatkan keterampilan praktis siswa-siswi SMK. 

Ia menambahkan, Disdik juga berkomitmen untuk mendorong para guru SMK agar selalu mengikuti perkembangan teknologi terbaru, sehingga mereka bisa memberikan pendidikan yang up-to-date.

"Dengan adanya berbagai langkah strategis ini, diharapkan lulusan SMK di Jawa Barat akan lebih siap bersaing di pasar kerja yang mampu berkontribusi langsung terhadap kemajuan ekonomi daerah. Sekaligus lulusan SMK harus menjadi solusi bagi dunia industri, bukan hanya sekadar menjadi pencari kerja," pungkasnya.(znl/sep)

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini5 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat6 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta6 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang6 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta6 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang8 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline8 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline8 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline9 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle10 jam lalu