Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kemenag Purwakarta Dukung Gerakan Ngosrek

M
MaldiansyahEditor: Egi
|06:36 WIB
Bagikan:
Kemenag Purwakarta Dukung Gerakan Ngosrek
Kemenag Kabupaten Purwakarta ikut gerakan Purwakarta Ngosrek yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Purwakarta.(Maldiansyah/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purwakarta turut ambil bagian dalam gerakan “Purwakarta Ngosrek” yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-194 Kota Purwakarta dan ke-57 Kabupaten Purwakarta, Selasa (22/7/2025).

Kegiatan bersih-bersih ini merupakan bagian dari dukungan Kemenag terhadap program Bupati Purwakarta Saeful Bahri Binzein dan Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin, sekaligus mencerminkan komitmen menjaga kebersihan lingkungan serta membangun semangat gotong royong di kalangan ASN.

Kepala Kemenag Purwakarta, H. Hanif Hanafi mengatakan, keikutsertaan dalam gerakan ngosrek merupakan bentuk kolaborasi nyata antara instansi vertikal dan pemerintah daerah dalam membangun kesadaran kebersihan di masyarakat.

“Ngosrek ini bukan sekadar bersih-bersih, tetapi juga sarana mempererat kekompakan dan kebersamaan di lingkungan kerja,” ujar Hanif.

Istilah ngosrek sendiri berasal dari bahasa Sunda yang berarti membersihkan secara menyeluruh hingga ke akar permasalahan, bukan hanya di permukaan.

Dalam kegiatan ini, para pegawai Kemenag membersihkan area halaman dan ruang-ruang kantor secara gotong royong.

Hanif menambahkan, menjaga kebersihan merupakan bagian dari ajaran semua agama, termasuk Islam.

Kebersihan, baik fisik maupun spiritual, diyakini sebagai jalan menuju kesehatan dan kedekatan dengan Tuhan.

“Dalam Islam, kebersihan bukan hanya kebiasaan, tapi bagian dari keimanan. Karena itu, kegiatan ini sejalan dengan nilai-nilai keagamaan,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin sebagai bagian dari budaya kerja ASN yang disiplin, tangguh, dan peduli lingkungan.

"Melalui gerakan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kolektif tentang pentingnya lingkungan bersih, sehat, dan layak huni bagi generasi mendatang," tutup Hanif.(mas/ded)

Berita Terbaru

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle26 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga35 menit lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat4 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat5 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional5 jam lalu