Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kemenag Purwakarta Imbau ASN Jaga Netralitas dalam Pilkada 2024

E
EgiEditor: Egi
|03:08 WIB
Bagikan:
Kemenag Purwakarta Imbau ASN Jaga Netralitas dalam Pilkada 2024
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purwakarta, Dr. H. Hanif Hanafi menghadiri acara di Madrasah Tsanawiyah Al-Manar Purwakarta, pada Selasa (8/10).(Maldiansyah/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purwakarta, Dr. H. Hanif Hanafi, mengajak seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kemenag Purwakarta untuk menjaga netralitas dalam perhelatan Pilkada serentak yang akan berlangsung pada 27 November 2024.

Ajakan ini disampaikan dalam acara rutin "Sapa Penyuluh" yang digelar di Madrasah Tsanawiyah Al-Manar Purwakarta, pada Selasa (8/10).

Hanif menegaskan pentingnya netralitas ASN dan PPPK dalam mendukung kesuksesan Pilkada 2024 yang damai dan tertib.

“Mari bersama-sama kita menjaga netralitas sebagai ASN ataupun PPPK serta pandai-pandailah dalam bersikap di media sosial,” ujar Hanif.

Ia juga menambahkan bahwa sesuai dengan peraturan yang berlaku, ASN dan PPPK dilarang terlibat dalam politik praktis. Hal ini bertujuan agar pelaksanaan Pilkada dapat berlangsung aman dan kondusif, tanpa adanya keterlibatan pegawai negara dalam mendukung calon kepala daerah tertentu.

Hanif juga menegaskan bahwa sebagai pimpinan langsung, dirinya akan mengawasi netralitas ASN dan PPPK di Kemenag Purwakarta. Jika ditemukan bukti keterlibatan dalam politik praktis, sanksi akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.

"ASN-PPPK Kemenag Purwakarta sebagai warga negara tetap memiliki hak pilih, namun mereka tidak diperbolehkan terlibat dalam kampanye atau mendukung pasangan calon kepala daerah," ungkapnya.

Hanif menutup dengan menekankan bahwa netralitas ASN adalah langkah penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

"Sebagai pegawai negara, kita harus menjaga integritas dan melayani masyarakat tanpa memandang latar belakang politik," pungkasnya.(mas)

Berita Terbaru

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle27 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga36 menit lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat4 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat5 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional5 jam lalu