Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ketum PBNU Tegaskan NU Tak Lagi Terlibat Politik Praktis

A
Adam SumartoEditor: Egi
|19:32 WIB
Bagikan:
Ketum PBNU Tegaskan NU Tak Lagi Terlibat Politik Praktis
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya

PURWAKARTA-Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, menegaskan komitmen NU tidak lagi terlibat dalam kontestasi politik praktis. 

Gus Yahya mengatakan bahwa NU akan fokus menjalankan fungsi sosial-keagamaan dan berkhidmat kepada masyarakat.

Demikian disampaikan Gus Yahya saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Al-Hikamussalfiyah, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (29/7/2025).

"Kami berkali-kali menegaskan bahwa ulama harus disiplin menunjukkan diri untuk tidak lagi menjadi aktor dalam kompetisi kekuasaan," kata Gus Yahya.

"NU akan konsentrasi membantu masyarakat dan mendukung program-program pemerintah yang membawa kemaslahatan," ujarnya menambahkan.

Gus Yahya juga berharap ke depan tidak ada lagi fungsionaris NU yang mencalonkan diri dalam pemilu, baik pemilihan kepala daerah (pilkada) maupun pemilihan presiden (pilpres).

"Mudah-mudahan ke depan semakin berkurang bahkan tidak ada lagi fungsionaris NU yang terlibat dalam kompetisi politik. NU harus fokus pada khidmat kepada masyarakat dan menjauhi politik praktis," ucapnya.

Ia menegaskan bahwa sikap ini merupakan implementasi amanat Muktamar ke-27 Nahdlatul Ulama di Situbondo 1984, yang menegaskan NU kembali ke khittah sebagai jam’iyah diniyah ijtima’iyah, bukan sebagai organisasi yang terlibat dalam politik.

"Ini adalah tugas dasar yang harus kita laksanakan dengan sungguh-sungguh," kata Gus Yahya.

Sementara itu, terkait pembangunan Dapur MBG, Gus Yahya mengatakan bahwa ini menjadi langkah konkret PBNU dalam mendukung program nasional. Saat ini, kata dia, setidaknya terdapat 1.000 dapur yang dikelola PBNU yang akan dibangun secara bertahap.

"Pada tahap pertama ada 218 yayasan berbasis pesantren dan lembaga pendidikan di lingkungan NU yang telah masuk dalam proses di portal Badan Gizi Nasional atau BGN," ujarnya.(add)

Berita Terbaru

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang8 menit lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional1 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional2 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta2 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat3 jam lalu
Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Subang3 jam lalu
Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle3 jam lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga3 jam lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional5 jam lalu