Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kisah Dayat Penjual Ketupat Lebaran Asal Pamanukan Subang, Sudah 20 Tahun Berjualan

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|10:42 WIB
Bagikan:
Kisah Dayat Penjual Ketupat Lebaran Asal Pamanukan Subang, Sudah 20 Tahun Berjualan
Dayat seorang penjual ketupat lebaran di pusat pertokoan Jalan Pamanukan saat menjajakan dagangannya sambil terus melipat daun janur kuning membentuk ketupat, Senin (8/4). (Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H ini, umat Islam di Indonesia disibukan oleh banyak hal. Terutama penyiapan sajian menu khas Lebaran Idul Fitri yaitu "Ketupat Lebaran".

Ketupat ini menjadi ciri khas makanan keluarga plus opor ayam atau daging semur di hari lebaran.

Bisa dilihat di pasar-pasar, depan pertokoan atau di pinggiran jalan perkotaan dan perkampungan, Ketupat Lebaran banyak dijual. 

Pembeli pun nampak hilir mudik sambil pedagang ketupat melipat-lipat daun janur kelapa dengan cepat menumpuk di meja dagangannya itu.

Dayat salah satu pedagang yang ditemui Pasundan Ekspres di pertokoan jalan Pamanukan Subang arah selatan fly over, nampak sibuk ditemani anaknya menjajakan ketupat lebaran. 

"Berapa ini ketupatnya Mang," kata seorang pembeli. 

"Rp15 ribu satu iket (10 biji)," kata Dayat.

Begitulah transaksi jualan ketupat, di  depan pertokoan Pamanukan itu.

Menurut Dayat pengrajin  Ketupat Lebaran asal Desa Pamanukan Hilir Kampung Kaum Tua itu , mengaku bahwa saat menjelang lebaran, setiap tahun ia selalu jualan ketupat baik lebaran Idul Fitri ataupun Idul Adha.

Dia bercerita sambil tetap tangan terampilnya melipat lipat daun janur kelapa itu, membentuk ketupat, bahwa ia berjualan ketupat dari sejak anaknya masih kecil, dan  sekarang sudah punya cucu. Dan satu anaknya lagi masih sekolah kelas 5 SD, yang ikut menemaninya jualan ketupat ini.

"Sekitar 20an tahun mungkin lebih toh anak saya yang pertama sudah punya anak. Jadi saya sudah punya cucu," kata dia.

Kemudian dia melanjutkan ceritanya itu. 

"Dulu saya awal jualan ketupat lebaran dari harga Rp 2000/iket (10 biji), naik jadi Rp 5000, naik lagi terus sesuai harga pasar saat itu,” katanya. 

Kini  harga jualannya mencapai Rp 15.000/iket bahkan kalau lagi mujur hingga Rp 30.000/iket pun diambil oleh si pembeli. Biasanya orang berduit, bermobil dan gak mau ribet dan lama, yang ada saja, yang penting cocok dan pas menurut si pembeli ketupat itu.

"Alhamdulillah anak sekolah sampai rumah tangga berkah dari jualan ketupat lebaran ini," kata dia.

Soal bahan daun janur kuning pohon kelapa itu, sambungnya,  bahan dikirim dari Banten, sambil kirim kelapa muda, menjelang lebaran sambil bawa daun janur kuning.

"Beli bahannya disesuaikan saja, dengan prediksi omset jualan kita, kalau sekiranya kurang bisa cari pesan lagi," tuturnya.

Kerajinan pembuatan ketupat Lebaran itu, dalam  sehari dari pagi sampai sore sekitar 700 biji ketupat, dan bisa mencapai 1000 biji ketupat atau 100 iket.

"Tapi kalau jualannya sampai malam bisa nambah banyak lagi bikinnya. Kalau lagi di rumah jiga bikin, buat stok jualan pagi atau penuhi pesanan tetangga dan rekan," ujarnya.(dan/yap) 

Berita Terbaru

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Subang6 menit lalu
Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Opini14 menit lalu
Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat2 jam lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline3 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional4 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline5 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga5 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline5 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline6 jam lalu