Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kisah Inspiratif Guru Honorer Bergaji Rp 200 Ribu, Kini Dapat Rumah dari Kang Dedi Mulyadi

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|15:52 WIB
Bagikan:
Kisah Inspiratif Guru Honorer Bergaji Rp 200 Ribu, Kini Dapat Rumah dari Kang Dedi Mulyadi
Kisah Inspiratif Guru Honorer Bergaji Rp 200 Ribu, Kini Dapat Rumah dari Kang Dedi Mulyadi (Sumber Foto Youtube Kang Dedi Mulyadi)

PASUNDAN EKSPRES- Di tengah gemerlap kemajuan dunia, kisah inspiratif datang dari pelosok negeri. 

Empan Supandi, seorang guru honorer di Sukabumi yang mengabdi dengan penuh keikhlasan meski bergaji hanya Rp 200 ribu kini mendapat hadiah rumah dari Kang Dedi Mulyadi (KDM).

Kisah ini terungkap dalam unggahan di akun milik Kang Dedi Mulyadi. Dalam video tersebut, Dedi berbincang langsung dengan Pak Empan yang telah mengajar sejak tahun 2011.

"Bapak digaji berapa waktu pertama kali?" tanya Dedi Mulyadi.

"Selama setahun, paling Rp 250 ribu," jawab Pak Empan dengan nada ikhlas.

"Jadi, bapak sebulan tidak dibayar? Dibayar setahun hanya Rp 250 ribu?" lanjut Dedi terkejut.

Pak Empan bahkan rela berjalan kaki sejauh 11 km setiap hari untuk mengajar. Keikhlasannya luar biasa, meski harus mengasuh dua anak seorang diri setelah ditinggalkan istrinya.

Kang Dedi menilai sosok Pak Empan sangat cocok menjadi pengajar Pendidikan Moral Pancasila karena nilai-nilai keikhlasan yang dia pegang teguh.

“Bapak cocok ngajar Pancasila, cocok ngajar agama. Mengajar agama itu kuncinya keikhlasan,” ujar Kang Dedi.

Tergerak oleh perjuangan Pak Empan, Kang Dedi memberikan hadiah rumah untuk tempat tinggal yang lebih layak.

Hadiah ini merupakan bentuk apresiasi terhadap pengabdian seorang guru yang tetap setia mencerdaskan anak bangsa meski dengan segala keterbatasan.

Kang Dedi juga mengingatkan pentingnya bersyukur dan pantang menyerah, terutama bagi generasi muda. Kisah ini mengajarkan bahwa keikhlasan dan dedikasi bisa menjadi teladan bagi siapa saja.

“Gebrakan inspiratif seperti ini menunjukkan betapa pentingnya kita menghargai sosok guru yang sering terlupakan. Salut untuk Kang Dedi Mulyadi atas kepeduliannya yang luar biasa,” ujar salah satu netizen di kolom komentar.

Kisah Pak Empan menjadi pengingat bagi semua, terutama kaum muda, untuk tidak mudah menyerah dan terus menghargai perjuangan para guru yang telah mencetak masa depan bangsa.

Kang Dedi Mulyadi kembali menunjukkan perannya sebagai tokoh masyarakat yang peduli dan bijaksana. Mari kita jadikan cerita ini sebagai inspirasi untuk selalu bersyukur, berbagi, dan terus berbuat baik.

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline20 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga38 menit lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline57 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu