Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

KKNM Universitas Subang Berdayakan UMKM Desa Rancamanggung, Latih Peningkatkan Poduksi hingga Pemasaran

E
EgiEditor: Egi
|07:00 WIB
Bagikan:
KKNM Universitas Subang Berdayakan UMKM Desa Rancamanggung, Latih Peningkatkan Poduksi hingga Pemasaran
Mahasiswa KKNM-MBKM Universitas Subang menggelar kegiatan pelatihan 3P (Produksi, Pemasaran, dan Pengemasan) bagi UMKM di Desa Rancamanggung, Jumat (9/8).(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Mahasiswa KKNM-MBKM Universitas Subang kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat desa dengan menggelar kegiatan pelatihan 3P (Produksi, Pemasaran, dan Pengemasan) bertema "Pemberdayaan UMKM dalam Membangun Desa yang Maju". Acara ini diadakan di Desa Rancamanggung pada Jumat (9/8), dengan tujuan memperkuat sektor UMKM sebagai pilar utama ekonomi desa.

Annisa Natika, Wakil Ketua Kelompok 1 KKNM-MBKM Universitas Subang, menjelaskan bahwa kegiatan ini difokuskan pada pelatihan bagi pelaku UMKM di Desa Rancamanggung. "Kami memberikan pelatihan tentang bagaimana cara meningkatkan proses produksi, pengemasan, dan pemasaran produk UMKM agar lebih efektif dan efisien," ujar Annisa. 

Dia menambahkan, dengan adanya pelatihan 3P ini, para pelaku UMKM diharapkan dapat memperbarui metode mereka, sehingga mampu meningkatkan daya saing dan omset penjualan.

Dia menambahkan, pelatihan 3P ini diharapkan menjadi awal dari transformasi UMKM di Desa Rancamanggung. "Kami berharap pelaku UMKM di desa ini dapat meningkatkan kualitas produksi, pengemasan, dan pemasaran mereka. Dengan peningkatan ini, kami yakin omset penjualan mereka akan meningkat, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa," ujarnya.

Pelatihan 3P ini berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 17.30 WIB dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat desa, termasuk Kepala Desa, pelaku UMKM, perwakilan RW, kader, dan anggota Karang Taruna. Acara ini juga menghadirkan narasumber berpengalaman, Hari Sobari, ST, seorang Analis Kebijakan Ahli Muda dari Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian, yang memberikan wawasan mendalam mengenai strategi pengembangan UMKM.

Dalam pelatihan tersebut, narasumber membahas secara rinci langkah-langkah untuk meningkatkan kualitas produk UMKM, mulai dari tahap produksi, pengemasan hingga pemasaran. Pengelolaan yang baik pada setiap tahap tersebut diyakini akan memberikan nilai tambah pada produk-produk UMKM, sehingga lebih mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Salah satu aspek penting yang disoroti dalam pelatihan ini adalah pengemasan. Pengemasan yang menarik dan berkualitas tidak hanya berfungsi melindungi produk, tetapi juga menjadi daya tarik visual bagi konsumen. "Pengemasan yang baik dapat meningkatkan citra produk dan memperluas jangkauan pasar," ungkap Hari Sobari dalam paparannya.

Selain itu, strategi pemasaran juga menjadi fokus utama dalam pelatihan ini. Para pelaku UMKM didorong untuk lebih aktif dalam memanfaatkan teknologi digital dan media sosial sebagai sarana pemasaran. Dengan strategi pemasaran yang tepat, produk-produk UMKM Desa Rancamanggung diharapkan bisa menjangkau pasar yang lebih luas, baik di dalam maupun luar daerah.

Kegiatan pelatihan ini mendapat respon positif dari para peserta yang hadir. Mereka mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKNM-MBKM Universitas Subang dalam membantu peningkatan kapasitas UMKM di desa mereka. Kepala Desa Rancamanggung juga menyampaikan harapannya agar kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi ekonomi desa. "Kami berharap pelatihan ini bukan hanya memberikan pengetahuan baru bagi para pelaku UMKM, tetapi juga mendorong mereka untuk lebih inovatif dalam mengembangkan usaha mereka. Dengan demikian, UMKM di Desa Rancamanggung bisa tumbuh dan berkembang, serta memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian desa," pungkasnya.(hdi/sep)

Berita Terbaru

ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia Tahun 2026 di IKN

ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia Tahun 2026 di IKN

Nasional3 jam lalu
Analisa BMKG Munculnya Daratan Baru di Dekat Gunung Anak Krakatau

Analisa BMKG Munculnya Daratan Baru di Dekat Gunung Anak Krakatau

Nasional3 jam lalu
Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan untuk Keluarga Sudia

Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan untuk Keluarga Sudia

Headline4 jam lalu
10 Tempat Makan untuk Keluarga di Subang yang Nyaman dan Enak

10 Tempat Makan untuk Keluarga di Subang yang Nyaman dan Enak

Lifestyle4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lapas Subang Buka Akses Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan

Lapas Subang Buka Akses Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan

Headline5 jam lalu
Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang7 jam lalu
Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Headline8 jam lalu
Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Lifestyle8 jam lalu
Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Nasional9 jam lalu
Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Subang10 jam lalu