Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

KPPM STIE Wikara Purwakarta Edukasi Kelompok Tani Desa Cikeris Tentang PHT Hortikultura

A
Adam SumartoEditor: Egi
|23:00 WIB
Bagikan:
KPPM STIE Wikara Purwakarta Edukasi Kelompok Tani Desa Cikeris Tentang PHT Hortikultura
KPPM STIE Wikara Purwakarta memberikan penyuluhan kepada para petani di Desa Cikeris, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta tentang pengendalian hama terpadu tanaman hortikultura, akhir pekan lalu.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Mahasiswa Kuliah Praktik dan Pengabdian Masyarakat (KPPM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wibawa Karta Raharja (Wikara) Purwakarta memberikan penyuluhan kepada para petani di Desa Cikeris, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta tentang pengendalian hama terpadu tanaman hortikultura, akhir pekan lalu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam memperkuat kapasitas petani dalam mengelola hama secara terpadu, ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Muhammad Rifan Nawawi menyampaikan, penyuluhan ini diharapkan bisa menjadi bekal nyata bagi para petani dalam meningkatkan produksi hortikultura sekaligus mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia.

"Kegiatan ini juga dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional dan sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG)," kata Rifan saat dikonfirmasi, Ahad (27/7/2025).

Hadir sebagai narasumber pada penyuluhan ini adalah Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Tanaman Kabupaten Purwakarta Wawan Hermawan dan Deni Chandra seorang Petani Milenial Inspiratif yang membagikan pengalaman praktik lapangan dalam penerapan Penyuluhan Hama Terpadu (PHT).

Adapun peserta penyuluhan merupakan gabungan kelompok tani (Gapoktan) setempat, di antaranya Kelompok Tani Desa Cikeris yang terdiri atas Kelompok Tani Makmur 1, Makmur 2, Sejahtera, Kelompok Wanita Tani (KWT), Milenial dan lainnya.

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Purwakarta, Hadyanto Purnama yang hadir mewakili Bupati Purwakarta. 

Dalam sambutannya, Hadyanto menyampaikan pentingnya kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan petani dalam menjawab tantangan pangan saat ini.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Camat Bojong Muhammad Kosim dan Kepala Desa Cikeris Dasep Sopandi.

Sementara itu, Muhammad Hanafiah, mahasiswa KPPM STIE Wikara yang juga inisiator kegiatan, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk sinergi nyata antara mahasiswa, petani, dan pemerintah.

“Semoga langkah kecil ini bisa menjadi kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional," ucapnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dan dirangkai dengan diskusi bersama serta rencana tindak lanjut untuk praktik lapangan di kebun percontohan.(add)

Berita Terbaru

Cara Backup Chat WhatsApp dengan Mudah, Amankan Chat Penting

Cara Backup Chat WhatsApp dengan Mudah, Amankan Chat Penting

Lifestyle9 jam lalu
Cara Cek Nomor HP yang Terdaftar di Livin’ Mandiri, Begini Langkahnya

Cara Cek Nomor HP yang Terdaftar di Livin’ Mandiri, Begini Langkahnya

Lifestyle9 jam lalu
5 Curug Tersembunyi di Subang yang Jarang Diketahui, Aksesnya Mudah

5 Curug Tersembunyi di Subang yang Jarang Diketahui, Aksesnya Mudah

Lifestyle10 jam lalu
Sinopsis 100 Days of Deception, Kim You Jung jadi Mata-Mata

Sinopsis 100 Days of Deception, Kim You Jung jadi Mata-Mata

Lifestyle11 jam lalu
ADVERTISEMENT
SPN Tunda Aksi di PT VinFast, Buka Ruang Dialog dengan Manajemen dan Kemenaker

SPN Tunda Aksi di PT VinFast, Buka Ruang Dialog dengan Manajemen dan Kemenaker

Subang13 jam lalu
Kapolsek Pagaden Ingatkan Warga Waspadai Judi Online, Pinjol hingga Miras dan Knalpot Brong

Kapolsek Pagaden Ingatkan Warga Waspadai Judi Online, Pinjol hingga Miras dan Knalpot Brong

Subang13 jam lalu
Kaki Patah Akibat Kecelakaan, Ma Tayem Tetap Berjuang Mencari Nafkah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan

Kaki Patah Akibat Kecelakaan, Ma Tayem Tetap Berjuang Mencari Nafkah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan

Subang13 jam lalu
Hari Batik Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Alasan 2 Oktober Diperingati

Hari Batik Nasional 2026: Sejarah, Makna, dan Alasan 2 Oktober Diperingati

Nasional13 jam lalu
Profil dan Tugas Sekda Subang Setelah Dilantik, Apa yang Akan Dikerjakan?

Profil dan Tugas Sekda Subang Setelah Dilantik, Apa yang Akan Dikerjakan?

Subang14 jam lalu
UPTD BLK Himpun Minat Eks Pekerja PHK Subang, Formulir Sudah Tersedia

UPTD BLK Himpun Minat Eks Pekerja PHK Subang, Formulir Sudah Tersedia

Subang14 jam lalu