Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kritisi Debat Pilkada, PMII Purwakarta: Kurang Perhatikan Pendidikan

E
EgiEditor: Egi
|05:59 WIB
Bagikan:
Kritisi Debat Pilkada, PMII Purwakarta: Kurang Perhatikan Pendidikan
Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Purwakarta M. Ali Akbar mengkritisi debat perdana calon bupati dan wakil bupati Purwakarta yang dinilai minim pembahasan mengenai pendidikan.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Purwakarta M. Ali Akbar mengkritisi debat perdana calon bupati dan wakil bupati Purwakarta yang dinilai minim pembahasan mengenai pendidikan.

Menurut Abay, panggilan akrabnya, debat seharusnya menjadi wadah bagi para calon pemimpin daerah untuk menjelaskan visi dan misi mereka, termasuk di sektor pendidikan, yang memegang peran penting dalam pembangunan jangka panjang. 

“Pendidikan adalah hak dasar yang harus diprioritaskan untuk mencetak generasi berkualitas. Sayangnya, dalam debat kemarin kurang ada penekanan pada solusi konkret bagi masalah pendidikan di Purwakarta,” kata Abay, Kamis (7/11).

Abay menegaskan, pendidikan bukan hanya soal infrastruktur sekolah atau jumlah tenaga pengajar, tetapi juga mencakup kualitas kurikulum, kesejahteraan guru dan akses pendidikan yang merata bagi semua kalangan. 

“Purwakarta masih menghadapi tantangan di berbagai tingkatan pendidikan, baik dasar, menengah, maupun tinggi. Kami berharap, calon pemimpin dapat memberikan perhatian lebih pada sektor pendidikan dalam program-program mereka,” ujarnya.

PMII Purwakarta juga mengingatkan pentingnya peningkatan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan zaman. 

Menurut Abay, pendidikan tinggi di Purwakarta perlu lebih adaptif, tak hanya melahirkan lulusan berijazah, tetapi juga individu yang siap bersaing di dunia kerja dan berkontribusi dalam inovasi lokal.

“Kami harap dalam debat berikutnya, peran pendidikan bisa lebih diutamakan. Kami akan terus mengawal proses ini dan mendorong calon pemimpin untuk memperhatikan isu pendidikan secara serius. Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang tak boleh diabaikan,” ucapnya.(add)

Berita Terbaru

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle28 menit lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga1 jam lalu
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle1 jam lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang2 jam lalu
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional3 jam lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional3 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang3 jam lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional4 jam lalu
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional4 jam lalu