Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kronologi Anggota PPK Kabupaten Luwu Meninggal di Hotel, Diduga Kelelahan

N
Nanda YuanitaEditor: Yusup Suparman
|09:23 WIB
Bagikan:
Kronologi Anggota PPK Kabupaten Luwu Meninggal di Hotel, Diduga Kelelahan
Kronologi Anggota PPK Kabupaten Luwu Meninggal di Hotel, Diduga Kelelahan (dok.Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Seorang petugas Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, Yusri Hafid (37) dinyatakan meninggal dunia di sebuah kamar hotel. 

Dugaan sementara anggota PPK Kabupaten Luwu itu kelelahan usai mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) di Makassar, Sulawesi Selatan. Jenazahnya ditemukan terbujur kaku dengan tubuh terlentang di atas kasur hotel. 

Kapolsek Rappocini Ajun Komisaris Polisi (AKP) Muhammad Yusuf menyaksikan langsung proses pemeriksaan tim Inafis Polrestabes Makassar pada Sabtu (16/12). Berikut kronologi anggota PPK kabupaten Luwu meninggal di hotel.

1. Dikabari oleh pihak hotel 

Seperti dilansir dari JawaPos, Kapolsek Rappocini Ajun Komisaris Polisi (AKP) Muhammad Yusuf dikabari oleh pihak hotel terkait penemuan jenazah. 

”Iya benar, ada penemuan mayat di hotel. Kami dikabari pihak hotel untuk mengecek kamar korban,” ujar Kapolsek Rappocini Ajun Komisaris Polisi (AKP) Muhammad Yusuf seperti dilansir dari JawaPos.

Setelah memastikan ada korban meninggal di hotel tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) beserta tim Inafis Polrestabes Makassar. Petugas melaksanakan pengecekan selanjutnya dan korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara.

”Jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan. Dia (korban) bekerja untuk KPU Luwu. Dia datang bersama teman-temannya. Tidak ada tanda-tanda lain atau kekerasan,” ucap Muhammad Yusuf.

2. Awalnya korban mengikuti kegiatan bimbingan teknis KPPS 

Dikonfirmasi terpisah, rekan korban Kemal menceritakan, awalnya korban mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis, Rapat Koordinasi Persiapan Pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilu 2024 Tingkat PPS dan PPK se-Kabupaten Luwu.

”Ada Bimtek, awalnya di hotel sebelah. Tapi pindah ke sini. Di sini, mulai simpang siur, kan biasanya itu dalam satu kamar itu dua orang. Ini dia sendiri. Informasi yang saya dapat dari temannya, dari yang ikut Bimtek, dia sendiri, pada saat jam 12.00 wita, kan harusnya sudah cek out,” tutur Kemal.

3. Korban tidak keluar kamar usai check out dari hotel 

Setelah semua rekannya keluar lebih awal usai cek out dari hotel, korban belum keluar sehingga dicari dan belum ketemu. Sebab, acara kegiatan sudah selesai pada Jumat (15/12).

”Ini acara dari kemarin. Ini sudah selesai. Ada anak-anak yang cek tadi sore pukul 16.00 wita, katanya resepsionis sudah cek out semua. Itu pihak hotel yang bilang. Baru kita dapat informasi (meninggal) sudah masuk magrib,” ujar Kemal.

4. Pihak keluarga korban merasa gelisah 

Dalam keterangan yang sama dari rekan korban, Kemal mengungkapkan kalau keluarga anggota PPK itu merasa gelisah.  

”Keluarga dari pagi sudah gelisah memang. Tidak ada informasi masuk, saya telepon juga dari sore tidak ada (tidak dijawab). Bisa jadi ada riwayat penyakitnya ini almarhum,” tambah Kemal.

5. Sempat sarapan pagi dan beristirahat di hotel 

Anggota KPU Luwu Adly Aqsha menyatakan, almarhum hanya beristirahat di Hotel Sheraton. Sebab, instruksi pukul 10.00 wita sudah harus cek out dari hotel dan kembali ke Kabupaten Luwu karena bus sudah menunggu keberangkatan rombongan.

”Dia (almarhum) sempat sarapan pagi, menurut Yos anggota PPK Lamasi, sempat sarapan pagi pukul 06.30 wita. Saya sudah habis salat subuh tidur lagi, pukul 09.00 wita saya turun sarapan. Teman-teman sudah siap berangkat ke Luwu, sudah ada bus,” kata Adly Aqsha, komisioner yang membidangi Divisi Perencanaan Data dan Informasi yang melansir dari Jawa Pos.

6. Penyebab kematian masih diselidiki 

Sejauh ini peyebab kematian korban masih diselidiki. Menurut informasi tambahan dari Aldy, untuk riwayat penyakitnya kurang diketahui. Namun, kabarnya pekan lalu sebelum berangkat Bimtek ada kegiatan lain karena yang bersangkutan menjabat sebagai sekretaris PSSI Luwu.

”Jadi sementara ada turnamen di Belopa sebelum berangkat ke Makassar. Mungkin dia (korban) kelelahan. Dia sempat suapi saya kue, karena acara kecil-kecilan, karena masa tugas saya mau berakhir,” ucap Adly Aqsha menutup kronologi anggota PPK kabupaten Luwu meninggal di hotel yang diduga kelelahan.

Berita Terbaru

Cakades Petahana Desa Rangdu Serahkan Aset Kendaraan Dinas

Cakades Petahana Desa Rangdu Serahkan Aset Kendaraan Dinas

Subang9 menit lalu
Subang Workplace Safety Forum 2026, BPJS Ketenagakerjaan Perluas Akses Layanan Kecelakaan Kerja

Subang Workplace Safety Forum 2026, BPJS Ketenagakerjaan Perluas Akses Layanan Kecelakaan Kerja

Subang29 menit lalu
Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi, Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen

Sinyal Positif Penguatan Aktivitas Ekonomi, Konsumsi Listrik Jawa Barat Tumbuh 6,28 Persen

Purwakarta49 menit lalu
Cara Menggunakan WhatsApp Business, Kembangkan Bisnis Makin Mudah

Cara Menggunakan WhatsApp Business, Kembangkan Bisnis Makin Mudah

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Bansos Ditransfer Cash

Prabowo Bakal Luncurkan Perlinsos Digital 10 November, Bansos Ditransfer Cash

Nasional4 jam lalu
Ramai Jasa Polisi Anak di Sosial Media, Apa Saja Pengaruhnya?

Ramai Jasa Polisi Anak di Sosial Media, Apa Saja Pengaruhnya?

Lifestyle4 jam lalu
Prediksi Saham HSC BEI hingga Akhir Pekan 21–23 Oktober 2026, Ini Faktor yang Perlu Dicermati

Prediksi Saham HSC BEI hingga Akhir Pekan 21–23 Oktober 2026, Ini Faktor yang Perlu Dicermati

Lifestyle4 jam lalu
Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Menghebohkan Era Prabowo-Gibran, Ini Perkembangannya

Deretan Kasus Korupsi Terbesar yang Menghebohkan Era Prabowo-Gibran, Ini Perkembangannya

Nasional5 jam lalu
Hari Kedua Babak Pertama French Open 2026: Duel Sesama Indonesia Masih Berlanjut

Hari Kedua Babak Pertama French Open 2026: Duel Sesama Indonesia Masih Berlanjut

Olahraga5 jam lalu
Bukan Lewat Kopdes, Menkeu Suahasil Pastikan Gaji PNS Tetap Lewat Bank

Bukan Lewat Kopdes, Menkeu Suahasil Pastikan Gaji PNS Tetap Lewat Bank

Nasional5 jam lalu