Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Lahan Hijau Tergerus Pembangunan Perumahan Subsidi di Purwakarta

E
EgiEditor: Egi
|19:57 WIB
Bagikan:
Lahan Hijau Tergerus Pembangunan Perumahan Subsidi di Purwakarta
Areal persawah di Kecamatan Campaka semakin menyusut akibat alih pungsi menjadi rumah bersubsidi.(Maldiansyah/Pasundan Ekspres)

PURWAKRTA-Pembangunan perumahan rakyat subsidi di Purwakarta, khususnya di Kecamatan Campaka, terus berkembang namun berdampak pada menyusutnya lahan pertanian.

H. Ahmad ST, Ketua Karang Taruna Kecamatan Campaka, menyatakan keprihatinannya atas situasi tersebut. Menurutnya, meskipun pemerintah berhasil menyediakan ribuan unit rumah murah bersubsidi, dampaknya adalah hilangnya lahan pertanian. 

"Di satu sisi, pemerintah berhasil menyediakan ribuan unit rumah murah bersubsidi untuk rakyat. Namun, di sisi lain, kehilangan lahan pertanian justru terjadi. Kami khawatir ketersediaan bahan pokok, khususnya padi, di Kabupaten Purwakarta ke depan akan berkurang drastis," ujarnya.

Ahmad berharap pemerintah Kabupaten Purwakarta bisa bekerja sama dengan pihak lain untuk membuka lahan pertanian baru sebagai pengganti lahan sawah yang hilang karena pembangunan perumahan. 

"Kami harap Pemkab Purwakarta bisa memperhitungkan situasi ini. Jangan sampai 10 tahun ke depan, Purwakarta tidak bisa menghasilkan padi atau beras karena lahan sawah berubah menjadi perumahan," lanjutnya.

Pantauan di beberapa titik di wilayah Kecamatan Campaka menunjukkan bahwa sejumlah lahan yang dulunya berstatus hijau atau persawahan kini dalam kurun waktu kurang dari lima tahun telah berubah menjadi pemukiman, perumahan, dan pabrik. 

Hampir 50 persen dari sekitar 30 hektar lahan hijau atau persawahan di wilayah Kecamatan Campaka telah berubah menjadi rentetan pemukiman.

"Semoga dalam waktu dekat Pemkab Purwakarta lebih ketat dalam perizinan, khususnya terkait kajian lingkungan. Namun, yang lebih utama adalah memastikan ketersediaan pangan di masa depan," tutup Ahmad.(mas/ded)

Berita Terbaru

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Nasional8 jam lalu
Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Subang8 jam lalu
Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Subang8 jam lalu
Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Bandung Barat9 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Purwakarta9 jam lalu
Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Purwakarta9 jam lalu
Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Subang10 jam lalu
Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Lifestyle12 jam lalu
Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Lifestyle13 jam lalu
Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Headline13 jam lalu