Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Latih Petani Ikan Jatiluhur Purwakarta, Tim ITB: Maggot sebagai Pakan Alternatif Ikan

A
Adam SumartoEditor: Asep
|06:10 WIB
Bagikan:
Latih Petani Ikan Jatiluhur Purwakarta, Tim ITB: Maggot sebagai Pakan Alternatif Ikan
Tim Pengabdian Masyarakat dari Kelompok Keahlian Oseanografi Lingkungan dan Terapan, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB, mengedukasi para petani ikan air tawar di sekitar Waduk Jatiluhur.(Adam SUmarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Tim Pengabdian Masyarakat dari Kelompok Keahlian Oseanografi Lingkungan dan Terapan, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITB) Institut Teknologi Bandung (ITB), mengedukasi para petani ikan air tawar di sekitar Waduk Jatiluhur mengenai pemanfaatan maggot sebagai alternatif bahan pakan ikan, Rabu (27/8/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Inovasi (PPMI) ITB 2025 yang berlangsung di Balai Riset Pemulihan Sumber Daya Ikan (BRPSDI) Jatiluhur.

Selain BRPSDI, kegiatan ini juga melibatkan Rumah Maggot Pamoyanan Bandung serta Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta.

Para mahasiswa program studi Oseanografi turut serta memberikan demonstrasi pembuatan pakan ikan berbahan dasar maggot.

Salah seorang pemateri, Suliskania Nurfitri dalam paparannya menyampaikan bahwa maggot memiliki kandungan protein yang cukup tinggi, yaitu sekitar 42-61 persen.

"Angka tersebut sebanding dengan pakan komersial, namun biaya produksinya jauh lebih rendah apabila maggot dapat dibudidayakan secara mandiri," kata Suliskania Nurfitri.

Senada, pemateri lainnya Susanna menambahkan perlunya kajian lebih lanjut terkait nilai Feed Conversion Ratio (FCR) pakan maggot.

"FCR yang rendah dapat membantu menekan biaya pakan dan meningkatkan keuntungan bagi pembudidaya ikan air tawar," ujar Susanna.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Dinas Perikanan dan Peternakan Purwakarta, Fahmi Shiddiqi menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesejahteraan petani ikan, khususnya di kawasan Waduk Jatiluhur.

Untuk diketahui, maggot atau larva Black Soldier Fly (BSF) dikenal memiliki kandungan protein tinggi, lemak sehat, serta sifat antimikroba dan antijamur yang bermanfaat bagi pertumbuhan dan ketahanan ikan.

Selain kaya nutrisi, budidaya maggot juga ramah lingkungan karena mampu mengurangi timbulan sampah organik rumah tangga.

Dengan pemanfaatan maggot, petani ikan berpeluang mengurangi ketergantungan pada pakan komersial, menekan biaya produksi, sekaligus memperoleh solusi berkelanjutan dalam pengelolaan limbah organik.

Tim ITB berharap program ini dapat direplikasi di berbagai daerah, sehingga manfaat ekonomi, lingkungan, dan kesehatan ikan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.(add/sep)

Berita Terbaru

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Subang40 menit lalu
Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle52 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga1 jam lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta3 jam lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta3 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional4 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat5 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat5 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu