Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

"Nganjang Ka Warga", 34 Pria Siap Divasektomi di Purwakarta

E
EgiEditor: Egi
|05:57 WIB
Bagikan:
"Nganjang Ka Warga", 34 Pria Siap Divasektomi di Purwakarta
Program Gubernur Jawa Barat "Nganjang Ka Warga" disambut baik warga Purwakarta. Salah satunya oleh para pria yang siap menjalani tindakan vasektomi.(Adan Sumarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Hendra Gunawan (49) tengah berada di ruang tunggu Klinik Wijaya Kusuma Jl. R.E. Martadinata, Nagri Tengah Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Rabu (4/6) pagi.

Hendra tak sendirian, ada beberapa pria lainnya tampak duduk di ruang tunggu itu. Hendra bukan sedang memeriksakan sakit, melainkan menunggu giliran tindakan vasektomi.

Namanya pun dipanggil, dia bergegas, beranjak dari tempat duduknya, segera masuk ke ruang tindakan.

"Saya ikut divasektomi karena saya sayang sama istri," kata Hendra saat ditanya wartawan usai menjalani tindakan vaksetomi.

Hendra sudah memiliki dua anak yang kini sedang duduk di bangku sekolah. Bagi Hendra dan istrinya, dua anak cukup.

Keluarga kecil itu kini ingin fokus pada kualitas hidup dan masa depan anak-anak mereka.

"Sudah ada persetujuan istri. Kami memang sudah lama rencana ikut KB permanen. Ini murni keinginan kami berdua, bukan karena bantuan atau paksaan,” ujarnya.

Diketahui, program ini merupakan bagian dari pelayanan publik “Nganjang ka Warga” yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat, dan diimplementasikan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Purwakarta. 

Sejauh ini, sebanyak 34 pria telah mendaftarkan diri, dan delapan orang dinyatakan siap menjalani tindakan hari ini setelah melalui skrining kesehatan ketat seperti cek tekanan darah dan kadar gula darah.

“Kami harus pastikan kondisi fisik mereka benar-benar siap. Jangan sampai ada riwayat kesehatan yang membahayakan,” ucap Kepala DPPKB Purwakarta, Yayat Hidayat.

Yang membuat suasana makin hangat, para peserta vasektomi hari itu langsung menerima bantuan sosial (bansos) usai menjalani tindakan. 

"Bantuan tersebut berupa jaminan hidup dan paket sembako, sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam program pengendalian penduduk," kata Yayat.

Bansos ini, sambungnya, berasal dari DP3AKB Provinsi Jawa Barat dan bekerja sama dengan dinas terkait. Biasanya hanya jaminan hidup, tapi hari ini juga ada tambahan sembako.

"Program ini tak hanya tentang angka dan target. Ini adalah bentuk nyata keberanian para pria mengambil peran dalam perencanaan keluargaperan yang sering kali dibebankan sepenuhnya kepada perempuan," ujarnya.(add)

Berita Terbaru

6 Pemanis Alami Pengganti Gula Pasir, Lebih Sehat dan Cocok untuk Pilihan Sehari-hari

6 Pemanis Alami Pengganti Gula Pasir, Lebih Sehat dan Cocok untuk Pilihan Sehari-hari

Lifestyle3 menit lalu
Pengamat Duga Alat Sadap Rp 1 Triliun Milik Listyo Sigit Bersumber dari Judol hingga Tambang Ilegal

Pengamat Duga Alat Sadap Rp 1 Triliun Milik Listyo Sigit Bersumber dari Judol hingga Tambang Ilegal

Nasional21 menit lalu
Kemenangan Persib di ACL Two Bawa Maung Bandung Lewati Catatan Buruk di Australia

Kemenangan Persib di ACL Two Bawa Maung Bandung Lewati Catatan Buruk di Australia

Olahraga39 menit lalu
Viral! Tak Mempan Lapor Polisi, Warga Tebo Viralkan Aktivitas Tambang Emas Ilegal Jambi

Viral! Tak Mempan Lapor Polisi, Warga Tebo Viralkan Aktivitas Tambang Emas Ilegal Jambi

Nasional53 menit lalu
ADVERTISEMENT
Jokowi Pamerkan Ijazah SD hingga UGM di Hadapan Roy Suryo dalam Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Jokowi Pamerkan Ijazah SD hingga UGM di Hadapan Roy Suryo dalam Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Nasional1 jam lalu
Potret Pendidikan di Bandung Barat, Siswa dan Guru Bertaruh Keselamatan Demi Berangkat Sekolah

Potret Pendidikan di Bandung Barat, Siswa dan Guru Bertaruh Keselamatan Demi Berangkat Sekolah

Bandung Barat1 jam lalu
Di Tengah Seruan Boikot, D MASIV Akhiri Kerja Sama dengan RANS Entertainment untuk Tur Asia

Di Tengah Seruan Boikot, D MASIV Akhiri Kerja Sama dengan RANS Entertainment untuk Tur Asia

Lifestyle2 jam lalu
Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim: Jaksa Gali Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah saat di UGM

Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim: Jaksa Gali Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah saat di UGM

Nasional3 jam lalu
MUI Subang: Perang Melawan Narkotika Tidak Cukup dengan Penindakan, Harus Dimulai dari Keluarga dan Pendidikan

MUI Subang: Perang Melawan Narkotika Tidak Cukup dengan Penindakan, Harus Dimulai dari Keluarga dan Pendidikan

Subang3 jam lalu
Bupati Purwakarta Apresiasi SD Plus 2 Al-Muhajirin atas Program Edukatif

Bupati Purwakarta Apresiasi SD Plus 2 Al-Muhajirin atas Program Edukatif

Purwakarta3 jam lalu