Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pasca-Lebaran Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Pagaden Kabupaten Subang Masih Cukup Tinggi

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|17:02 WIB
Bagikan:
Pasca-Lebaran Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Pagaden Kabupaten Subang Masih Cukup Tinggi
Pasca-Lebaran Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Pagaden Kabupaten Subang Masih Cukup Tinggi

PASUNDAN EKSPRES- Setelah merayakan Lebaran, Kabupaten Subang masih dihantui dengan lonjakan harga kebutuhan pokok yang mengkhawatirkan.

Meskipun Pemerintah Kabupaten Subang telah mengadakan pasar murah, namun harga-harga penting seperti minyak goreng, gula pasir, dan telur ayam tetap tinggi.

Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran baik bagi para pedagang maupun pembeli, dengan harapan bahwa pemerintah dapat mengambil langkah-langkah yang efektif untuk mengendalikan situasi ini.

Salah seorang pedagang di Pasar Pagaden, Fahmi, mengungkapkan bahwa dua pekan setelah Lebaran, harga-harga kebutuhan pokok masih belum menunjukkan penurunan yang signifikan.

Dampak langsung dari kenaikan harga ini adalah penurunan jumlah pembeli, yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi lokal.

Saat ini, harga minyak curah telah naik dari Rp17.000 menjadi Rp20.000, gula pasir dari Rp18.000 menjadi Rp19.000, dan telur ayam mencapai Rp33.000 per kilogram dengan stok yang kosong.

Masalah terbesar terjadi pada telur ayam, dimana tidak adanya pasokan mengakibatkan kenaikan harga yang signifikan.

Pedagang-pedagang lokal berharap pemerintah dapat segera turun tangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna mengendalikan lonjakan harga ini.

Langkah-langkah stabilisasi harga yang diambil oleh pemerintah akan berpengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat.

Dengan menjaga harga-harga kebutuhan pokok tetap terjangkau, pemerintah tidak hanya melindungi ekonomi masyarakat, tetapi juga memastikan bahwa kebutuhan dasar setiap individu dapat terpenuhi.

Mengatasi lonjakan harga kebutuhan pokok pasca-Lebaran bukan hanya masalah ekonomi semata, tetapi juga menjadi tanggung jawab sosial pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.

Diharapkan langkah-langkah konkret dapat segera dilakukan agar stabilitas harga dapat dipulihkan dan kehidupan masyarakat tetap berjalan lancar.

Berita Terbaru

Subang Miliki Potensi 1.165 Ton Jagung, Kemenkop Dorong KDKMP Jadi Penggerak Korporasi Petani

Subang Miliki Potensi 1.165 Ton Jagung, Kemenkop Dorong KDKMP Jadi Penggerak Korporasi Petani

Headline27 menit lalu
Cara Aktifkan Kunci Chat WhatsApp untuk Jaga Privasi Obrolan

Cara Aktifkan Kunci Chat WhatsApp untuk Jaga Privasi Obrolan

Lifestyle1 jam lalu
DP2KBP3A Subang Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak

DP2KBP3A Subang Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak

Subang2 jam lalu
Kabar Baik! Pabrik VinFast di Subang Butuh 8.000 Pekerja, KDM Siapkan Pelatihan Prakerja

Kabar Baik! Pabrik VinFast di Subang Butuh 8.000 Pekerja, KDM Siapkan Pelatihan Prakerja

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lomba Vlog Kesejarahan Lokal Subang 2026 Dibuka, Ini Ketentuan dan Link Daftarnya

Lomba Vlog Kesejarahan Lokal Subang 2026 Dibuka, Ini Ketentuan dan Link Daftarnya

Subang2 jam lalu
Tips Mengatasi Bau Badan Saat Cuaca Panas agar Tetap Segar Sepanjang Hari

Tips Mengatasi Bau Badan Saat Cuaca Panas agar Tetap Segar Sepanjang Hari

Lifestyle3 jam lalu
Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Babak Kedua Denmark Open 2026 Hanya Sisakan 5 Wakil Indonesia, Ini Daftarnya

Olahraga4 jam lalu
Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Hasil Vonis Harun di PN Subang: Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Pertimbangkan Banding

Subang5 jam lalu
BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia

BMKG Peringatkan El Niño Sangat Kuat: Awal Musim Hujan 2026/2027 Mundur di 61 Persen Wilayah Indonesia

Nasional5 jam lalu
Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Pemecatan Tidak Terhormat Bupati Gowa Berujung SK, Pansus Ungkap 3 Persoalan

Nasional5 jam lalu