Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pedagang Bendera Musiman Marak Jelang HUT Ke-80 RI di Purwakarta, Bendera One Piece Nihil

A
Adam SumartoEditor: Egi
|19:00 WIB
Bagikan:
Pedagang Bendera Musiman Marak Jelang HUT Ke-80 RI di Purwakarta, Bendera One Piece Nihil
Beberapa calon pembeli bendera merah putih tengah memilih bendera yang hendak dibelinya di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Purwakarta, Senin (4/8/2025).(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Para pedagang bendera dan pernak-pernik kemerdekaan mulai menjamur menjelang peringatan HUT ke-80 RI, di antaranya seperti yang terlihat di beberapa titik di sepanjang Jalan Ahmad Yani, Purwakarta.

Para pedagang musiman tampak berjejer rapi menjajakan bendera merah putih, umbul-umbul, hingga ornamen khas Agustusan yang menghiasi pinggiran jalan arteri Purwakarta - Bandung ini.

Salah satu pedagang, Haryanto, mengaku setiap tahun rutin menjual bendera sejak awal Agustus. 

Demi meraih keuntungan dari momen ini, ia bahkan rela meninggalkan pekerjaannya sehari-hari sebagai penjual tahu di pasar.

"Meski tahun ini omzet agak menurun karena kalah bersaing dengan penjualan online, tapi kami tetap optimis. Kualitas bendera yang kami jual jauh lebih bagus dari yang dijual di internet," kata Haryanto kepada wartawan, Senin (4/8/2025).

Menariknya, di tengah maraknya tren bendera bajak laut dari anime One Piece yang ramai dibicarakan di media sosial, para pedagang di Purwakarta justru enggan menjual bendera tersebut. 

Mereka tetap konsisten hanya menjual bendera resmi merah putih dan atribut kemerdekaan. "Banyak yang cari bendera One Piece, tapi kami tidak ikut menjual," ujar Haryanto.

Sejumlah pembeli pun mengaku lebih memilih berbelanja langsung ke pedagang ketimbang secara online. Selain bisa melihat langsung kualitas barang, mereka merasa lebih nyaman dan sekaligus bisa turut mendukung usaha kecil.

"Lebih yakin kalau beli langsung. Bisa cek kualitas kainnya. Lagi pula, saya lebih suka pasang bendera merah putih asli, bukan ikut-ikutan tren One Piece," ucap Dayat, seorang pembeli yang ditemui saat berbelanja.

Selain bendera, para pedagang juga menjual bambu sebagai tiang bendera dan berbagai pernak-pernik kemerdekaan lainnya.

Meski penjualan belum seramai tahun-tahun sebelumnya, para pedagang tetap berharap akan ada lonjakan pembeli mendekati Hari Kemerdekaan.(add)

Berita Terbaru

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline7 menit lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle1 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle1 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional2 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle2 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional2 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline2 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang2 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional3 jam lalu