Pembangunan Jawa Barat Masuk Babak Baru Lewat Rebana Metropolitan

PASUNDANEKSPRES.ID - Pembangunan Jawa Barat kini mengarah pada penguatan wilayah timur yang selama ini memiliki potensi besar namun belum tergarap maksimal.
Rebana Metropolitan muncul sebagai langkah strategis untuk mendorong pemerataan ekonomi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap Jakarta sebagai pusat pertumbuhan nasional.
Wilayah ini ditetapkan melalui Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2021 dan diperkuat oleh regulasi daerah.
Pembangunan Jawa Barat dan Visi Besar Rebana Metropolitan
Nama Rebana sendiri merupakan singkatan dari Cirebon, Patimban, dan Kertajati sebagai titik utama pengembangan.
Kawasan seluas sekitar 43 ribu hektare ini mencakup tujuh wilayah strategis, yakni Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Majalengka, Subang, Kuningan, dan Sumedang.
Fokus pengembangannyadiarahkan pada industri otomotif, logistik, teknologi, dan manufaktur.
Kawasan ini diproyeksikan menjadi mesin ekonomi baru yang tidak hanya melayani kebutuhan domestik, tetapi juga pasar global.
Selain itu, ada infrastruktur yang tentunya menjadi fondasi utama pembangunan Jawa Barat di kawasan Rebana. Salah satu contohnya, Pelabuhan Patimban di Subang yang diproyeksikan sebagai pusat ekspor otomotif global.
Konektivitas kawasan pun diperkuat melalui Tol Cisumdau yang menghubungkan Bandung, Sumedang, Majalengka, hingga Cirebon.
Adanya dukungan bendungan dan jaringan energi baru turut menopang kebutuhan industri skala besar.
Dampak ekonomi pun mulai terlihat signifikan. Dalam dua tahun terakhir, kawasan Rebana disebut telah menyerap sekitar 200 ribu tenaga kerja baru.
Nilai investasi melampaui Rp23 triliun dan pertumbuhan ekonomi kawasan tercatat berada di atas rata-rata nasional.
Selain itu, penyiapan tenaga kerja lokal menjadi bagian penting agar masyarakat sekitar mampu beradaptasi dan berperan aktif dalam industri modern.
Arah Baru Pusat Ekonomi Indonesia
Letak geografis Rebana yang berada di jalur perdagangan internasional serta dekat dengan pasar ASEAN menjadi keunggulan tersendiri.
Integrasi pelabuhan, bandara, dan kawasan industri menjadikan kawasan ini diproyeksikan sebagai hub ekonomi regional yang meningkatkan daya saing Indonesia.
Pembangunan Jawa Barat melalui Rebana Metropolitan tidak hanya membangun kawasan industri, tetapi juga menyusun strategi transformasi ekonomi jangka panjang.
Kawasan ini dirancang untuk menciptakan keseimbangan baru antara Jakarta dan daerah penyangga, sekaligus membuka peluang pertumbuhan yang lebih inklusif.
*Disadur oleh Pasundan Ekspres dari kanal YouTube: Mindra, Selasa (30/12/2025) pukul 10.32 WIB.
(pm)
