Pembangunan Pabrik BYD di Subang Hampir Rampung, Siap Produksi 150 Ribu Unit

PASUNDANEKSPRES.ID - Pembangunan pabrik BYD di Subang, Jawa Barat dikabarkan segera memasuki tahap akhir sebelum beroperasi secara penuh.
Hal itu disampaikan Head of Marketing PR and Government Relations BYD Indonesia, Luther Panjaitan yang menyebut progres pembangunan pabrik BYD di Subang masih terus berjalan dan memasuki tahap akhir.
"Seperti saya sampaikan beberapa kali ini bahwa ini sudah masuk ke tahap paling akhir," kata Luther di Jakarta.
Meski begitu, pihaknya belum bisa memastikan kapan pabrik tersebut mulai beroperasi penuh. Menurutnya, masih ada sejumlah tahapan penting yang harus diselesaikan, terutama memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan standar kualitas produksi.
"Secara spesifik saya nggak bisa sampaikan kapan bulannya, namun memang ini udah tahap terakhir. Yang ini penting, ini menyangkut compliance kita terhadap aturan yang telah berlaku," katanya.
Progres pembangunan pabrik BYD di Subang yang kini mencapai tahap finalisasi menjadi sinyal penting bagi industri otomotif nasional, yang dirancang memiliki kapasitas produksi hingga 150.000 unit kendaraan per tahun.
Selain itu, BYD juga tengah melakukan tahap finalisasi terkait kesiapan produksi dengan memastikan kualitas kendaraan yang diproduksi sesuai dengan standar BYD global.
"Soal finalisasi dari produksi tidak main-main. Kita harus men-deliver produk yang sesuai dengan standar dan quality kita," ucapnya.
Pembangunan pabrik BYD di Subang menjadi salah satu proyek investasi terbesar di sektor kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia.
Pabrik yang berlokasi di kawasan Subang Smartpolitan, Kabupaten Subang, Jawa Barat ini dibangun di atas lahan seluas lebih dari 108 hektare yang tengah menjalani proses pembangunan sejak Agustus 2024.
Fasilitas tersebut dirancang memiliki kapasitas produksi hingga 150.000 unit kendaraan listrik per tahun.
(inm)
