Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pemdes Margahayu Bangun Kantor Desa Selama Lima Tahun, Telan Anggaran Rp2 Miliar

E
EgiEditor: Egi
|07:00 WIB
Bagikan:
Pemdes Margahayu Bangun Kantor Desa Selama Lima Tahun, Telan Anggaran Rp2 Miliar
Bangunan Kantor Desa Margahayu Kecamatan Pagaden Barat nampak megah, dibangun secara bertahap sekitar 5 tahun.(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Meskipun besaran anggaran yang  turun ke desa mencapai angka miliaran rupiah, tak membuat proses pembangunan disulap semudah membalikkan tangan. Tentu ada tahapanya dan perlu kesabaran, hingga akhirnya terwujud.

Itu yang dirasakan oleh Pemdes Margahayu Kecamatan Pagaden Barat, saat membangun kantor desa nya sejak tahun 2019 hingga 2024 ini, atau sekitar 5 tahunan. "Memang anggaran itu besar total nya ada Rp 2 miliaran, tapi yang boleh untuk membangun kantor desa itu hanya dari Banprov, jadi kita tiap tahun gunakan anggran dari Banprov ditambah BKK atau Bandes, itupun kalau ada," kata H. Main Permana Kades Margahayu.

Menurutnya, jika ingin membangun kantor deaa yang megah dan representatif perlu kesabaran dan tahapan anggaran rutin tiap tahun, setahap demi setahap sampai terwujud dan tuntas 

Tak sedikit warga yang tidak tahu soal pengaturan dan pengalokasian anggaran desa, mempertanyakan soal itu, karena kalau sepintas dilihat bangunan itu dari tahun ke tahun belum rampung-rampung. "Iya kadang jadi pertanyaan warga juga, ko belum jadi-jadi, padahal anggarannya kita atur tiap tahun. Untuk itu untuk ini, fisik non fisik, dan semua sumber angaran kan ada aturan mainnya. Dalam artian pemerataan alokasi anggaran desa, semua terpenuhi," tuturnya.

Bangunan kantor desa itu, kini sudah bisa dilihat nampak mentereng dan megah dari kejauhan, tiang depan nampak menjulang tinggi. Lantai bawah digunakan untuk pelayanan dan ruang Kades dan Sekdes, sementara lantai atas digunakan untuk Aula atau Ruang Rapat.

Bangunan itu masih ada sekitar  20 % lagi atau tahap finishing, memang dua tahun ini sudah gunakan, hanya belum 100 % persen rampung, diperkirakan anggaran yang sudah diserap untuk bangunan tersebut sekitar Rp 500 jutaan. Dan rencananya tahun ini akan dirampungkan melalui anggaran Banprov, hanya saja perlu musyawarah dulu bersama BPD karena ada pengalihan anggaran. "Pengalihan anggaran yang dimaksud, karena anggarannya belum fix. Rencana awal  dianggarkan dari BKK Bandes, malah gak keluar, sekarang mau dimusyawarahkan lagi mau dianggarkan dari anggaran Banprov,"  ujarnya.

Ketua BPD Desa Margahayu Toto Taufik Munajat mengapresiasi terwujudnya bangunan kantor desa itu, secara bertahap selama lima tahun ini. Meski tertatih-tatih, mengalokasikan anggaran tiap tahun secara bertahap hingga terwujud dan bisa dikatakan rampung meski belum sepenuhnya selesai 100 %. "Mudahan mudahan saja nanti segera rampung 100 persen," tukasnya.(dan/sep)

Berita Terbaru

Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA

Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA

Nasional6 jam lalu
SK Manajer Kopdes Merah Putih Akhirnya Keluar, Apakah Termasuk Pegawai BUMN?

SK Manajer Kopdes Merah Putih Akhirnya Keluar, Apakah Termasuk Pegawai BUMN?

Nasional7 jam lalu
222 Personel Bergerak Serentak di Kuningan, Bakti PDKB PLN Jaga Listrik Tetap Menyala di Tengah Pemeliharaan

222 Personel Bergerak Serentak di Kuningan, Bakti PDKB PLN Jaga Listrik Tetap Menyala di Tengah Pemeliharaan

Jawa Barat7 jam lalu
Rekam Jejak Birokrasi Tiga Calon Sekda Subang

Rekam Jejak Birokrasi Tiga Calon Sekda Subang

Headline7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Tips Bekerja sebagai Operator Produksi di Subang agar Sukses dan Profesional

Tips Bekerja sebagai Operator Produksi di Subang agar Sukses dan Profesional

Lifestyle8 jam lalu
3 Nama Masuk Tiga Besar Calon Sekda Subang, Ini Daftarnya

3 Nama Masuk Tiga Besar Calon Sekda Subang, Ini Daftarnya

Subang8 jam lalu
PLN UID Jabar Raih Rekor MURI, Pemeliharaan Listrik Tanpa Padam Jaga Aktivitas Masyarakat Tetap Berjalan

PLN UID Jabar Raih Rekor MURI, Pemeliharaan Listrik Tanpa Padam Jaga Aktivitas Masyarakat Tetap Berjalan

Jawa Barat8 jam lalu
Antisipasi BMKG, Awal Musim Hujan Mundur ke November: Apa yang Perlu Disiapkan?

Antisipasi BMKG, Awal Musim Hujan Mundur ke November: Apa yang Perlu Disiapkan?

Nasional9 jam lalu
Perkuat Silaturahmi Warga Desa Rangdu Tawasullan Malam Jum'at Kliwon

Perkuat Silaturahmi Warga Desa Rangdu Tawasullan Malam Jum'at Kliwon

Subang9 jam lalu
495 Prestasi Terkurasi Puspresnas, As-Syifa Wanareja Subang Tembus 25 Besar Nasional

495 Prestasi Terkurasi Puspresnas, As-Syifa Wanareja Subang Tembus 25 Besar Nasional

Subang9 jam lalu