Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Petani Cidahu Dilatih Produktivitas Pertanian, Jaga Hasil Panen

E
EgiEditor: Egi
|02:53 WIB
Bagikan:
Petani Cidahu Dilatih Produktivitas Pertanian, Jaga Hasil Panen
Kepala Desa Cidahu Kecamatan Pagaden Barat Toto ST, saat membuka pelatihan pertanian di Desa Cidahu, Kamis (3/10).(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Untuk menjaga produktifitas hasil pertanian, Pemerintah Desa (Pemdes) Cidahu menggelar pelatihan pertanian yang diikuti oleh perwakilan kelompok tani di Aula Desa Cidahu, Kamis (3/10).
Menurut Kepala Desa Cidahu Toto ST, kegiatan pelatihan pertanian ini diselenggarakan dengan alokasi anggaran dari dana desa (DD) tahap 2 tahun 2024. Di mana salah satu programnya adalah terkait ketahanan pangan.

Area pertanian di Desa Cidahu adalah pertanian dengan irigasi teknis, yang dekat dengan sumber air Bendung Leuwinangka. Makanya saat musim tanam 3, kerap sebagian area sawah tetap ditanami padi. "Jadi cukup produktif, karena dekat sumber air, dan ini harus kita pertahankan," katanya.

Sementara itu, total luas area tanam di Desa Cidahu ini sekitar 384 ha, yang semuanya  masuk kategori sawah irigasi teknis.
Jadi kalau ditaksir produksi padi sekitar 2
304 ton satu kali penen, dengan rata-rata 6 ton/ha. Kalau dikalikan dua menjadi 4608 ton. "Ini yang dihitung kalau dua kali tanam, dengan rata-rata produksi 6 ton," tuturnya.

Sementara itu, PPL Pertanian Kecamatan Pagaden Barat Ari menyampaikan, bahwa untuk meningkatkan produksi padi, petani harus memahami pola tanam yang baik, komposisi pupuk yang seimbang, penggunaan pestisida tidak berlebihan dan  tanam padi secara serempak.

Terkait tanam padi serempak, kata Ari, dimaksudkan untuk mencegah populasi dan perpindahan organisme pengganggu tanaman padi biasa disebut hama tanaman.

Karena apabila tanam serempak maka jadwal penyemprotan juga akan serempak pula, sehingga hama tanaman bisa dikendalikan. "Petani itu kan, musuh nya hama, kalau hama tanaman tidak terkendali maka, produksi akan menurun, bahkan bisa gagal panen, kan yang rugi petani sendiri. Makanya tanam padi nya harus serempak, untuk menjaga produksi tetap stabil," tukasnya.(dan/sep)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline5 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat6 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta6 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang6 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle7 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang7 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta7 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta7 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang7 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang7 jam lalu