Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Petani Subang Berperan Strategis dalam Ketahanan Pangan, Peningkatan Produktivitas Pertanian

E
EgiEditor: Egi
|03:34 WIB
Bagikan:
Petani Subang Berperan Strategis dalam Ketahanan Pangan, Peningkatan Produktivitas Pertanian
Kelompok tani bersama stake holder terkait saat menunjukan hasil panen yang melimpah.(Cindy DEsita Putri/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Desa Mekarajaya, yang terletak di Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, kini menjadi salah satu contoh sukses dalam sektor pertanian berkat kerja sama yang solid antara pemerintah, BUMN, dan para petani lokal.  Program pendampingan dan inovasi teknologi yang diterapkan di wilayah ini membuahkan hasil nyata dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Pupuk Indonesia Grup, dalam kolaborasinya dengan Kementerian Pertanian, Bulog, dan kelompok tani setempat, telah menunjukkan bahwa sinergi antar lembaga mampu menghasilkan dampak yang signifikan. 

Salah satu keberhasilan yang terlihat adalah peningkatan hasil panen. Sebelumnya, rata-rata produksi padi di Desa Mekarajaya mencapai 6 ton per hektar. 

Namun, melalui pendampingan intensif dan penerapan teknik pertanian yang tepat, jumlah tersebut berhasil ditingkatkan hingga 10 ton per hektar.

Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia, Tri Wahyudi Saleh, menekankan pentingnya tata kelola pertanian yang baik dan terukur. "Kelompok tani ini harus dibina, pemupukan tidak bisa dilakukan sembarangan. Pengelolaannya harus didampingi," ungkapnya. 

Menurutnya, salah satu langkah yang dilakukan adalah uji tanah, mengingat kondisi tanah di wilayah ini cenderung asam, sehingga perlu dilakukan pengapuran untuk mencapai pH optimal antara 6 hingga 7.

Tri menjelaskan, program pendampingan ini juga didukung oleh pemberian subsidi kepada petani. Selain itu, Pupuk Indonesia memperkenalkan penggunaan teknologi canggih seperti alat uji tanah. "Kami membagikan alat uji tanah sawah dan kering agar petani dapat mengetahui kondisi tanah sebelum menanam. Jika tanah sehat, pengelolaannya juga akan lebih optimal," jelasnya.

Menurutnya, upaya ini sejalan dengan target nasional ketahanan pangan yang dicanangkan oleh pemerintah, di mana Pupuk Indonesia berkomitmen untuk mendampingi petani di lahan seluas hampir 500 ribu hektar setiap tahunnya.

Sementara itu, Kepala Pimpinan Bulog Jawa Barat, Saldi Ardryn, memastikan bahwa Bulog siap menyerap gabah dan beras dari petani, termasuk dari Program Makmur yang berjalan di Compreng. "Hingga saat ini, Bulog telah menyerap sekitar 7.200 ton gabah kering dari petani di Kecamatan Compreng," ungkapnya.

Secara keseluruhan, dia menjelaskan, Bulog Jawa Barat telah berhasil menyerap 190.000 ton beras dari berbagai wilayah di Jawa Barat, menjadikannya wilayah dengan penyerapan beras tertinggi di Indonesia.

Saldi juga menambahkan bahwa Bulog telah menyerap beras sebanyak 25 ribu ton dari petani Subang, yang merupakan bagian dari kontribusi Bulog dalam memastikan ketersediaan stok pangan nasional.

Melalui berbagai program dan inovasi yang diterapkan, dia berharapa Desa Mekarajaya dapat menunjukkan potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional. "Inovasi dan sinergi yang diterapkan di Mekarajaya menjadi bukti bahwa sektor pertanian Indonesia memiliki masa depan cerah jika dikelola dengan baik dan didukung oleh semua pihak yang terlibat," pungkasnya.(cdp/sep)

Berita Terbaru

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Nasional8 jam lalu
POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

Subang8 jam lalu
Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Subang8 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Subang8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Subang9 jam lalu
Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Bandung Barat13 jam lalu
Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Jawa Barat16 jam lalu
Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Headline17 jam lalu
Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Olahraga17 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Headline17 jam lalu