Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Publik Pertanyakan Tunjangan Anggota DPRD Purwakarta, Capai Rp 50 Miliar per Tahun

A
Adam SumartoEditor: Asep
|07:00 WIB
Bagikan:
Publik Pertanyakan Tunjangan Anggota DPRD Purwakarta, Capai Rp 50 Miliar per Tahun
Sejumlah kendaran dinas lama nampak berjejer di halaman parkir kantor DPRD Purwakarta. Nampak tidak terlihat mobil dinas pimpinan DPRD ber plat merah.(Adam Sumarto/Pasundan Ekspres)

PURWAKARTA-Gelombang kritikan atas gaji dan tunjangan untuk badan legislatif terus mengalir. Kali ini sejumlah mahasiwa dan aktifis di Purwakarta kerap berkumpul membahas isu tersebut.

Bahkan, berdasarkan informasi jika anggaran untuk 50 anggota DPRD Purwakarta per satu tahunnya sampai pada angka Rp 50 miliar dari APBD Purwakarta.

"Kami masih mencari data faktual info tersebut. Benarkah APBD Purwakarta harus terkuras senilai 50 miliar rupiah pertahun untuk membayar gaji staf sekertriat dewan, gaji dan tunjangan anggota dewan," ungkap Tri Sutrisna (32) salah seorang aktifis yang meminta nama organisasi kepemudaannya tidak dituliskan.

Dia menambahkan, pihaknya juga mempertanyakan dari berbagai jenis tunjangan anggota DPRD Purwakarta yang sangat mencolok.

Di antaranya tunjangan komunikasi, tunjangan perumahan dan tunjangan makan minum anggota dewan yang katanya mencapai ratusan juta per bulannya.

"Kami tidak mempersoalkan jika memang ada dana untuk menunjang komunikasi anggota dewan. Tapi kenyataannya, jangankan bertatap muka. Sampai hari ini, tidak sedikit anggota dewan yang tidak mau dan tidak tercatat secara terbuka nomor handphone nya. Sehingga dana komunikasi untuk anggota dewan dipakai komunikasi dengan siapa," ujarnya.

Bahkan, untuk tunjangan perumahan anggota dewan yang sampai hari ini, masyarakat tidak pernah menemui adanya unit rumah yang disewa anggota DPRD Purwakarta.

"Secara administrasi, anggaran tunjangan perumahan adalah untuk anggota dewan yang berdomisili jauh dari gedung dewan bisa menyewa rumah. Agar ketika ada urgensi rapat pembahasan untuk negara dan rakyatnya bisa mudah sampai ke lokasi rapat di gedung dewan, lalu dikemanakan uang tunjangan perumahan tersebut," lanjutnya.

Padahal, lanjut dia, dalam setiap kegiatan rapat baik yang bersifat umum maupun khusus, masih banyak anggota dewan yang tidak hadir dengan berbagai alasan.

Belum lagi soal tunjangan transportasi, sebagaimana penelusuran di lapangan. Pada periode 2024 ini, belum nampak adanya mobil dinas dewan ber plat merah.

Dimana sebelumnya, pada pimpinan dewan selalu ada mobil dinas ber plat merah.

"Kabarnya belum ada mobil dinas baru untuk pimpinan dewan, ada apa ini harus kita telusuri," pungkasnya.(mas/sep)

Berita Terbaru

Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Subang13 menit lalu
Belum Dieksekusi, Silfester Matutina Malah Sempat Jadi Komisaris BUMN, Cuma 5 Hari Menjabat

Belum Dieksekusi, Silfester Matutina Malah Sempat Jadi Komisaris BUMN, Cuma 5 Hari Menjabat

Nasional1 jam lalu
Kawasan Industri Subang Makin Ramai, Hotel dan Penginapan Bakal Ketiban Berkah

Kawasan Industri Subang Makin Ramai, Hotel dan Penginapan Bakal Ketiban Berkah

Subang2 jam lalu
Tiga Calon Sekda Subang Jalani Cek Kesehatan di RSUD Ciereng

Tiga Calon Sekda Subang Jalani Cek Kesehatan di RSUD Ciereng

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Terungkap

Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Batang Terungkap

Nasional3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Ngopi untuk Meeting di Subang Paling Nyaman, Cek di Sini!

Rekomendasi Tempat Ngopi untuk Meeting di Subang Paling Nyaman, Cek di Sini!

Lifestyle4 jam lalu
Jasad ABK Kapal Pembawa Rombongan Jurnalis Ditemukan di Pulau Enggano, Ini Kronologi Penemuannya

Jasad ABK Kapal Pembawa Rombongan Jurnalis Ditemukan di Pulau Enggano, Ini Kronologi Penemuannya

Nasional5 jam lalu
Tips Lolos Melamar Kerja di Pabrik Subang, Kuasai Hal Ini!

Tips Lolos Melamar Kerja di Pabrik Subang, Kuasai Hal Ini!

Lifestyle6 jam lalu
Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA

Lampaui Target, LP2B Capai 87,63% di Momen Peringatan 66 Tahun UUPA

Nasional16 jam lalu
SK Manajer Kopdes Merah Putih Akhirnya Keluar, Apakah Termasuk Pegawai BUMN?

SK Manajer Kopdes Merah Putih Akhirnya Keluar, Apakah Termasuk Pegawai BUMN?

Nasional17 jam lalu