Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Seorang Pria Paruh Baya Di Subang Rela Akhiri Hidup, Diduga Alami Tekanan Psikologis

E
EgiEditor: Egi
|04:59 WIB
Bagikan:
Seorang Pria Paruh Baya Di Subang Rela Akhiri Hidup, Diduga Alami Tekanan Psikologis
Kapolsek Jalancagak, Kompol Acep Hasbullah saat memeriksa TKP korban bunuh diri di Desa Sindangsari, Kecamatan Kasomalang.(Cindy Desita Putri/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Warga Desa Sindangsari, Kecamatan Kasomalang, digemparkan oleh penemuan seorang pria tewas gantung diri di rumahnya pada Rabu (30/10) sekitar pukul 05:30 WIB.  Korban, yang diketahui berinisial UK (54) ditemukan tidak bernyawa dengan leher terikat tali warna hitam sepanjang 2 meter di dalam rumahnya.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh Deden, salah seorang tetangga korban. Deden dan istrinya merasa curiga karena rumah korban tampak sepi, sehingga mereka memutuskan untuk mengecek kondisi di dalamnya. Ketika mereka masuk, mereka mendapati korban dalam kondisi yang sangat mengejutkan. "Setelah melihat kondisi korban, saya langsung meminta pertolongan kepada tetangga sekitar," ungkap Deden.
Menurut Deden, peristiwa ini terasa janggal karena beberapa hari sebelumnya, pada hari Senin, korban sempat dikunjungi oleh seorang pembeli rumah, H. Sood, yang bertanya-tanya tentang keberadaan Kusnadi. 

Saat itu, H. Sood melihat sepeda motor korban ada di rumah, namun keberadaannya tak terlihat.

Deden menambahkan, almarhum semasa hidupnya sering kali mengungkapkan niat untuk mengakhiri hidup, mungkin karena tertekan masalah ekonomi yang semakin sulit. Hal ini membuat warga menduga bahwa Kusnadi sedang mengalami depresi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada yang berani menurunkan jenazah korban dari posisi tergantungnya, menunggu kedatangan pihak berwenang untuk melakukan evakuasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Jalancagak, Kompol Асер Hasbullah mengatakan berdasarkan keterangan saksi-saksi, rumah korban terlihat sepi dan lampu rumah padam sejak malam sebelumnya. "Biasanya rumah korban terang dengan lampu menyala. Menurut saksi, korban pernah membicarakan keinginannya untuk mengakhiri hidupnya," terangnya saat dihubungi Pasundan Ekspres.

Di hari sebelumnya, kata Kompol Acep, korban menitipkan anaknya kepada tetangganya dengan alasan harus mengurus sesuatu di luar rumah. "Korban diduga mengalami tekanan psikologis akibat masalah ekonomi dan keluarga, yang bisa menjadi faktor penyebab tindakan tersebut," ungkapnya.

Proses Evakuasi dan Pemeriksaan Setelah penemuan, tim dari Polsek Jalancagak bersama Puskesmas Kasomalang melakukan visum luar. 
Dalam pemeriksaan tersebut, lanjut Acep, ditemukan beberapa tanda yang menguatkan dugaan gantung diri, seperti simpul tali hidup, tulang leher yang patah, serta beberapa tanda pembusukan.

"Berdasarkan visum, korban diperkirakan sudah meninggal sekitar 24 hingga 48 jam sebelum ditemukan," jelasnya.
Acep menyebut, pihak keluarga korban memutuskan untuk menolak otopsi dan menyatakan hal tersebut dalam surat pernyataan. Mengingat tidak adanya tanda-tanda kekerasan, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk proses pemulasaran dan penguburan.(hdi/cdp/sep)

Berita Terbaru

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga4 jam lalu
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang5 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang5 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang6 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang6 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional7 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional8 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle8 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta8 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat9 jam lalu