Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Si Paket Hemat Latih Peternak Lebih Mandiri Jaga Kesehatan Ternak

E
EgiEditor: Egi
|05:09 WIB
Bagikan:
Si Paket Hemat Latih Peternak Lebih Mandiri Jaga Kesehatan Ternak
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Subang memiliki strategi pengendalian penyakit berbasis masyarakat.(Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Subang memiliki strategi pengendalian penyakit berbasis masyarakat. Strategi itu dinamakan program "Si Paket Hemat". Program itu diluncurkan pada Kamis (28/11). Kegiatan launching ini dihadiri oleh 120 peserta dari kalangan ketua kelompok ternak se-Kabupaten Subang.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, drh. Erlinawati Pasaribu menjelaskan, Si Paket Hemat adalah sebuah strategi pengendalian penyakit hewan yang melibatkan masyarakat peternak hewan sebagai garda terdepan. Program ini bertujuan melatih para peternak agar menjadi lebih mandiri dalam menjaga kesehatan ternak mereka. 

"Ini adalah program berbasis masyarakat. Para peternak yang tergabung akan menjadi pasukan terampil ‘Si Paket Hemat’. Mereka dilatih untuk mencegah penularan penyakit, memberikan pertolongan pertama pada ternak, hingga melaporkan kejadian penyakit secara cepat," ungkap Erlinawati.

Meskipun peluncurannya baru dilakukan hari ini, program ini sebenarnya telah berjalan selama dua bulan terakhir, termasuk tahap sosialisasi kepada peternak dan pembentukan pasukan terampil. Untuk mendukung pelaksanaan, para peserta diberikan pelatihan intensif dan buku saku yang berisi panduan penanganan penyakit hewan.

Selain itu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Subang juga membentuk grup WhatsApp sebagai sarana komunikasi. Grup ini diisi oleh petugas, dokter hewan, paramedis, dan anggota pasukan terampil, memungkinkan laporan kejadian penyakit hewan dapat ditangani dengan cepat, efisien, dan tepat sasaran. 

"Kami kekurangan SDM seperti dokter hewan dan mantri untuk melayani 30 kecamatan. Jadi, dengan melatih para peternak menjadi pasukan terampil, mereka bisa menjaga ternaknya secara mandiri, mencegah penyakit, dan memberikan pengobatan pertama. Informasi juga bisa langsung kami tindaklanjuti melalui grup WhatsApp," tambahnya.

Erlinawati berharap, para ketua kelompok ternak yang tergabung dalam program ini dapat menyebarkan pengetahuan yang diperoleh kepada anggota kelompok mereka.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle58 menit lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle2 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle3 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle4 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang4 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle4 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle4 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional5 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional5 jam lalu