Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Siskamling Siaga Bencana, Wali Kota Bandung Waspadai Pergeseran Tanah Mikro

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|10:01 WIB
Bagikan:
Siskamling Siaga Bencana, Wali Kota Bandung Waspadai Pergeseran Tanah Mikro
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat siskamling bencana di Kota Bandung

PASUNDANEKSPRES.ID - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyoroti potensi pergerakan tanah dan dampaknya terhadap kerusakan rumah warga di sejumlah wilayah.

Hal itu ia sampaikan saat Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Kebon Jayanti, Kecamatan Kiaracondong, Rabu 29 Oktober 2025.

Menurut Farhan, dalam beberapa waktu terakhir terdapat laporan rumah roboh. Ia khawatir berbagai kejadian tersebut terindikasi mengalami kerusakan akibat pergeseran tanah mikro.

“Saya khawatir ada pergerakan mikro di tanahnya. Ini yang perlu kita waspadai karena pondasi yang tidak stabil bisa menyebabkan rumah roboh kapan saja,” ujarnya.

Farhan meminta tim teknis dari Disciptabintar dan BPBD Kota Bandung untuk segera melakukan analisis lapangan terhadap potensi gerakan tanah di kawasan padat permukiman tersebut.

“Kita harus tahu daerah mana saja yang rawan pergerakan tanah agar bisa dibuat peta risiko,” katanya.

Dalam dialog bersama warga, Farhan menerima laporan beberapa bangunan di bantaran sungai turut menjadi penyebab longsoran kecil dan gangguan aliran air.

 “Bangunan di sepadan sungai bisa memperparah longsor. Kita harus evaluasi, mana yang bisa diperkuat dan mana yang harus ditertibkan,” ujarnya.

Ia menugaskan jajarannya untuk meninjau titik longsor di RT 2 RW 7 yang mengancam rumah warga di sekitar sungai.

“Kalau memungkinkan, kita bangun kirmir penahan di sisi kanan sungai untuk menahan longsor,” kata Farhan.

Camat Kiaracondong, Mochamad Arief Budiman sempat melaporkan, penanganan sementara dilakukan dengan pemasangan besi penahan, namun memerlukan pembangunan permanen agar rumah tidak kembali roboh.

Farhan mendorong agar langkah-langkah mitigasi harus segera disiapkan sebelum musim hujan mencapai puncaknya.

Ia juga meminta agar warga segera melaporkan tanda-tanda retakan atau pergeseran tanah di lingkungan masing-masing.

“Laporkan sekecil apapun gejalanya. Jangan tunggu sampai ambruk baru bereaksi,” ujarnya.

Berita Terbaru

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

DPRD Subang Sahkan Perda Penyelenggaraan Kesehatan, Bupati: Ikhtiar Tingkatkan Kualitas Layanan

Headline2 jam lalu
Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Pengendara Harap Hati-hati, Jalan Tol Cipali Sedang Diperbaiki

Headline2 jam lalu
Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Dukung Infak BERSERI BAZNAS, Dinkes Subang Himpun Rp5,3 Juta dalam Jumat Berkah

Headline2 jam lalu
Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Dari Jalanan ke Forum HRD, Megi Akbar Bawa Isu Tenaga Kerja Lokal ke Ruang Pendidikan

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Cara Gunakan Fitur Bookmark Postingan Instagram dengan Mudah

Lifestyle4 jam lalu
Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle6 jam lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle7 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle8 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional8 jam lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle9 jam lalu