Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Siswa-siswi SLBN Subang Dikenalkan Kesenian Kentongan, Lestarikan Budaya Lokal

E
EgiEditor: Egi
|22:30 WIB
Bagikan:
Siswa-siswi SLBN Subang Dikenalkan Kesenian Kentongan, Lestarikan Budaya Lokal
SLBN Subang meluncurkan program baru literasi budaya dengan menggelar kesenian pukul kentongan yang bertepatan di halaman sekolah, Kamis (29/8).(Zaenal Abidin/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Subang meluncurkan program baru literasi budaya dengan menggelar kesenian pukul kentongan yang bertepatan di halaman sekolah, Kamis (29/8). 

Program ini bertujuan untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya lokal kepada siswa-siswa berkebutuhan khusus, sekaligus memberikan mereka kesempatan untuk mengekspresikan diri melalui berbagai kegiatan seni. "Kesenian pukul kentongan salah satu program baru, mulai dari pelatihan tersebut mengingat kemampuan disabilitas yang memiliki kemampuan hanya memainkan alat musik pukul yang ringan saja," ujar guru kesiswaan, Engkay Karweti. 

Ia menyatakan, bahwa program ini merupakan upaya sekolah untuk meningkatkan literasi budaya di kalangan siswa sekaligus memperkaya pengalaman belajar mereka. "Kami ingin siswa-siswa di SLB Negeri Subang tidak hanya belajar akademik, tetapi juga memahami dan mencintai budaya mereka sendiri. Pukul kentongan adalah salah satu cara kami untuk mengenalkan mereka pada kekayaan budaya lokal," ucapnya.

Sementara itu kentongan adalah alat komunikasi legenda di tatar sunda, yang mempunyai jenis-jenis pukulan yang bermakna, ada yang bersifat panggilan untuk warga dan ada juga untuk penanda waktu di malam hari.

Ia menambahkan, alat kesenian yang hampir punah ini yang diterpa modernisasi bidang komunikasi itu, SLBN Subang akan menjadikannya sebagai alat musik legenda yang dimainkan oleh warga sekolah khususnya siswa-siswi. Sementara pertemuan siswa-siswi baru 2 kali dalam bermain alat kesenian pukul kentongan. 

"Harapan kami dari sekolah dapat terpikir sama dengan yang lain, yaitu anak-anak berkebutuhan khusus yang ada di SLBN Subang bisa bahagia dan mengenal budaya Sunda, dimana tempat saat ini mereka berada," pungkasnya.(znl/sep)

Berita Terbaru

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional37 menit lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional1 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang1 jam lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional1 jam lalu
Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Bandung Barat2 jam lalu
Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Prabowo Kumpulkan 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Konsolidasi Pertahanan Jadi Sorotan

Nasional2 jam lalu
Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Nasional3 jam lalu
Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Nasional3 jam lalu
Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Purwakarta3 jam lalu