Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tangani TB dan Kusta Lewat Rutilahu Dinkes Subang Dorong Integrasi Program Lintas Sektor

C
Cindy Desita Putri Editor: Indrawan Setiadi
|15:39 WIB
Bagikan:
Tangani TB dan Kusta Lewat Rutilahu Dinkes Subang Dorong Integrasi Program Lintas Sektor
Kadinkes Subang, dr. Maxi saat diwawancara soal peogram rutilahu yang menyasar pasien TBC dan Kusta. CINDY DESITA PUTRI/PASUNDAN EKSPRES.

SUBANG-Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, dr. Maxi, menyatakan dukungan terhadap program rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

Program ini secara khusus menyasar penderita penyakit menular seperti Tuberkulosis (TBC) dan kusta, yang kerap hidup dalam kondisi sanitasi buruk.

Menurut dr. Maxi, program Rutilahu yang menyasar pasien TBC dan kusta bukan hanya soal perbaikan rumah secara fisik, tetapi juga merupakan upaya strategis meningkatkan kualitas hidup dan mempercepat proses penyembuhan para penderita.

“Program ini mencakup rehabilitasi rumah, peningkatan sanitasi lingkungan, serta pemberian insentif dan pendampingan bagi pasien dan petugas. Jadi, ini upaya terpadu untuk memutus mata rantai penularan penyakit menular,” jelasnya.

Selain itu, rumah-rumah tidak layak huni akan dibenahi agar memiliki ventilasi yang baik, pencahayaan cukup, dan lingkungan bersih, yang merupakan faktor penting dalam mencegah penularan penyakit. 

Sebab, kata Maxi, buruknya sanitasi dan kondisi tempat tinggal yang sempit dan lembap menjadi pemicu utama penyebaran TB dan kusta.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Subang mencatat, sepanjang Januari hingga Juni 2025 terdapat 20 kasus TBC dan 72 kasus kusta.

“TB itu tidak bisa disembuhkan hanya dengan obat. Dukungan gizi juga penting seperti sayur, telur, daging, makanan berbiji. Karena itu, program ini perlu disertai pemberian insentif dan bantuan pangan bagi pasien,” imbuhnya.

Ia juga mengusulkan agar Pemkab Subang melalui APBD 2026 dapat mengalokasikan dukungan langsung kepada pasien penyakit menular. 

Skema bantuan seperti di Kota Bekasi, di mana pasien TB mendapat dukungan Rp1 juta per bulan selama pengobatan, bisa diadopsi dengan kontribusi dari APBD sebesar Rp500 ribu.

“Kalau memungkinkan, kita masukkan ke APBD. Ini soal keberpihakan pada kelompok rentan. Dengan perbaikan rumah dan bantuan hidup layak, harapannya angka kesembuhan bisa tercapai maksimal di tahun 2026,” ujarnya.

Dinas Kesehatan berharap integrasi program Rutilahu dengan pendekatan kesehatan lintas sektor seperti Dinas Sosial dan Dinas Perumahan bisa menjadi model penanggulangan penyakit menular berbasis komunitas di Kabupaten Subang. (cdp)

Berita Terbaru

Evaluasi 100 Hari Kepala BGN: Ungkap Dugaan Korupsi, Ratusan Yayasan Perantara Potong Biaya Produksi

Evaluasi 100 Hari Kepala BGN: Ungkap Dugaan Korupsi, Ratusan Yayasan Perantara Potong Biaya Produksi

Nasional13 menit lalu
Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Nasional2 jam lalu
TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

Nasional3 jam lalu
FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle4 jam lalu
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga4 jam lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle5 jam lalu
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang5 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional6 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional6 jam lalu